Home >  Berita >  Umum
Dugaan Korupsi Rigit Beton Rp65 M

Kejatisu Jadwalkan Kembali Pemanggilan Ketiga Pejabat PU Sibolga

Kejatisu Jadwalkan Kembali Pemanggilan Ketiga Pejabat PU Sibolga
ilustrasi
Rabu, 22 November 2017 19:14 WIB
Penulis: Indra BB
MEDAN - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) kembali menjadwalkan pemanggilan ketiga terhadap ketiga tersangka yakni Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Sibolga, Marwan Pasaribu pada pekan depan, yang sudah dua kali gagal diperiksa karena sakit."Iya, dia (Marwan Pasaribu) dan dua orang tersangka lainnya sudah kita jadwalkan kembali pemeriksaan pada pekan depan untuk diperiksa,"ucap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian, Rabu (22/11/2017).

Sumanggar menyebutkan, pemanggilan pekan depan adalah pemanggilan ketiga untuk tiga tersangka.

"Pemanggilan ketiga pekan depan untuk tiga tersangka,"jelasnya singkat.

Ads
Sebelumnya, penyidik Kejatisu sudah menjadwalkan pemeriksaan, Kadis PU Sibolga, Marwan Pasaribu bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Ketua Pokja akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek rigid beton jalan di Dinas PU Sibolga Tahun Anggaran (TA) 2015 dengan pagu senilai Rp 65 miliar dan hasil audit disebut merugikan keuangan negara sebesar Rp 10 miliar.

"Sampai sore ini ketiga tersangka tidak hadir. Pengacara Kadis PU juga telah mengantarkan surat pemberintahuan sakit jantung dari dokter soal ketidakhadiran kliennya. Sedangkan dua lainnya tanpa keterangan," ucap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian, Rabu (15/11).

Atas ketidakhadiran ketiga tersangka itu, maka penyidik Pidsus Kejatisu akan kembali melayangkan surat pemanggilan agar ketiganya dapat menjalani pemeriksaan pada pekan depan.

"Ya akan kita layangkan kembali surat pemanggilan ulang untuk ketiganya," sebut Sumanggar.

Menurut Sumanggar, bila pada pekan depan ketiganya kembali tidak memenuhi panggilan penyidik Pisdus Kejatisu akan menjadi pertimbangan penyidik untuk menentukan sikap kepada ketiganya.

"Iya, pekan lalu Marwan Pasaribu dan dua PNS Sibolga juga tak hadir memenuhi panggilan penyidik,"bebernya.

Disinggung terkait pemanggilan Walikota Sibolga HM Syarfi ‎Hutauruk dijadwalkan akan dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Kejatisu, pada pekan ini sebagai saksi.

Sumanggar seolah malas berkomentar dan seperti menutupi jadwal tersebut.

"Belum dia (Walikota), kita periksa lah dulu tersangkanya,"pungkasnya.

Sebelumnya Sumanggar menyampaikan bahwa penyidik Kejatisu sudah menjadwalkan pemeriksaan Walikota Sibolga pada pekan ini. Namun disinggung perihal pemeriksaan tersebut. Kejatisu seolah buang badan dan tertutup.

Diketahui, jadwal Walikota disebutkan Sumanggar pekan ini untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini.

"Minggu-minggu ini, jadwal pemeriksaan Walikota Sibolga. Kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus ini," sebut ‎Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejatisu, Sumanggar Siagian, Minggu (12/11/2017).

Editor : Fatih
Kategori : Umum, Peristiwa, Hukrim, Gonews Group, Medan, Sibolga, Sumatera Utara
www www