Home >  Berita >  Umum

Nasib Pemain BOS Langkat, Kadis Salam Sebui Sama Maling-maling

Nasib Pemain BOS Langkat, Kadis Salam Sebui Sama Maling-maling
Salam Syahputra. (file/metro24jam.com)
Minggu, 12 November 2017 18:02 WIB
MEDAN – Sabtu (11/11/2017) kemarin, genap 26 hari Salam Syahputra menjalani hidup barunya di sel tahanan Mapolda Sumut, Medan. Bersama 3 kepsek anak buahnya, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Langkat-baru dicopot- itu tampak meringkuk sebui dengan sejumlah maling dan perampok.Pantauan wartawam, selama dalam tahanan Salam tak mendapat perlakuan khusus. Dia diperlakukan sama seperti sejumlah perampok, maling dan penjudi yang menjadi teman satu selnya.

Direktur Tahanan dan Barangbukti (Dirtahti) Poldasu AKBP AE Hutabarat menyebut, ada beberapa tersangka dalam kasus OTT yang ditahan di RTP. Tapi, ia tak tahu semua namanya. Dari nama para tahanan, Hutabarat hanya menerangkan, tersangka-tersangka yang ditahan dalam pengawasannya.

“Kasus yang mana,” kata AE Hutabarat. “Oh… kasus OTT,” sebutnya lagi.
Sambungnya, setiap tahanan tak ada mendapatkan perlakukan istimewa apalagi lebih. Semua mereka satu ruangan, hanya saja satu ruangan dihuni beberapa tahanan, termasuk Salamn. Sebutnya, Salamn ditahan bersama tahanan kasus-kasus lainnya.

Ads
“Satu ruangan sama kasus maling dan perampokan,” sebut Hutabarat.

Sedangkan kalau yang wanita. Juga ditahan di RTP Poldasu. Tapi ruangannya disekat dengan tahanan laki-laki.

“Yang wanita, beda ruangannya, ada pembatas ruangan,” sebut AE Hutabarat.
“Tahanan Poldasu tak memiliki ruangan yang beda. Semua ditahan bersama para tahanan lainnya,” tandas Hutabarat.

Dengan sangkaan ‘memakan’ duit BOS (Bantuan Operasi Sekolah) hak banyak pelajar di Langkat, Salam dan 3 Kepsek di sana ditangkap personil Polda Sumut, 17 Oktober lalu.

Editor : Fatih
Sumber : metro24jam
Kategori : Umum, Peristiwa, Hukrim, Gonews Group, Langkat, Medan, Sumatera Utara
www www