Usai Diterjang Timah Panas, Bandar Sabu Ini Terkapar di RS

Usai Diterjang Timah Panas, Bandar Sabu Ini Terkapar di RS
Hendra seorang bandar sabu terkapar di RS Bhayangkara Tebingtinggi
Minggu, 02 April 2017 15:26 WIB
Penulis: Putra

SERDANG BEDAGAI – Hendra (25) warga Dusun 11, Desa Pulo Gambar, Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai (Sergai) ditembak saat mencoba kabur saat akan ditangkap.

Bapak anak 1 ini kita terbaring disalah satu kamar di RS Bhayangkara Tebingtinggi akibat mengalami luka dibagian kaki di terjang timah panas.

Awalnay Kanit Polsek Dolok Masihul Ipda D Sitepu bersama anggotanya turun kelapangan menuju rumah Hendra atas informasi dari masyarakat seputar adanya pengedar sabu.

Dalam menyergapan, polisi mengepung rumah tersebut dan sebagain mencoba masuk dari pintu depan. Namun Hendra mengetahui polisi datang mencoba kabur lewat pintu belakang.

Ads
Walau sudah diperingatkan, namun bapak 1 anak ini tetap berusaha kabur sehingga polisi telah siaga melakukan penembakan dibagian kakinya sehingga Hendra rubuh.

Hendra ngaku, dirinya sudah lama mengedarkan sabu. Sementara kristal putih tersebut dibelinya dari bandar di Lubukpakam, Deliserdang dengan harga Rp3,6 juta.

“Sudah 1 tahun jual sabu, diedarkan sekitar Dolok Masihul,” bilangnya.

Editor:Wewen
Kategori:Gonews Group
wwwwww