Sibolga Expo Ganggu Obvit Pemko Sibolga Katanya

Sibolga Expo Ganggu Obvit Pemko Sibolga Katanya
Sibolga Expo
Kamis, 30 Maret 2017 12:29 WIB

SIBOLGA - Lebih dari satu dekade, menjelang Hari Jadi Sibolga, Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menggelar pameran pembangunan (Sibolga Expo) di tengah Lapangan Simaremare. Sementara itu, di sekelilingnya, berdiri ratusan taratak (stand) yang disewakan kepada pedagang.

Keberadaan pedagang dari dalam kota maupun pedagang yang berdatangan dari luar daerah, terbukti mampu menyemarakkan sekaligus meramaikan suasana Sibolga Expo setiap tahunnya.

Tetapi, disadari atau tidak, taratak pedagang di sekeliling lapangan Simaremare tersebut telah mengganggu keberadaan beberapa objek vital (Obvit) nasional di kawasan setempat.

Obvit nasional itu di antaranya, Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga, Gedung RRI Sibolga, Gedung Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sibolga, Rumah Dinas Bupati Tapanuli Tengah, Rumah Dinas Kepala KPw BI Sibolga, Rumah Dinas Komandan Korem 023/KS, bahkan, Kantor Walikota Sibolga sendiri.

Ads
Selain mengganggu obvit nasional, keberadaan Sibolga Expo dan taratak pedagang itu juga menutupi akses jalan nasional, sehingga arus lalulintas jurusan Sibolga-Barus, terpaksa dialihkan dari jalur Jalan KH Zainul Arifin.

Fenomena yang sudah berlangsung cukup lama itu, telah menarik perhatian berbagai pihak, baik yang terkait langsung, maupun aktifis pemerhati pembangunan di Sibolga. Tetapi, sampai sekarang kondisi tersebut masih tetap berlangsung tanpa solusi.

Khairil Safli Pohan, seorang aktifis pemerhati pembangunan di Sibolga mengungkapkan, solusi yang dapat diterapkan untuk kegiatan Sibolga Expo tersebut cukup mudah.

Pemko Sibolga harus mencari atau menyediakan lahan, minimal seluas dua hektare sebagai lokasi khusus untuk menggelar Sibolga Expo secara permanen, sehingga dapat digunakan setiap tahun tanpa harus berpindah tempat.

Editor:Wewen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Sibolga, Gonews Group, Pemerintahan, Ekonomi
wwwwww