KTNA Humbahas Diharapkan Bisa Menjadi Wadah Petani

KTNA Humbahas Diharapkan Bisa Menjadi Wadah Petani
petani
Kamis, 30 Maret 2017 07:52 WIB

DOLOKSANGGUL-Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) merupakan wadah untuk bertukar pikiran, wadah kerjasama dan sebagai mitra pemerintah kabupaten untuk membangun pertanian.

Hal itu dikatakan Bupati Humbahas melalui Sekdakab Humbahas Saul Situmorang kepada wartawan baru-baru ini.

Saul menyebutkan, KTNA diharapkan mampu membangun rasa persaudaraan dan kebersamaan yang tinggi antara masyarakat tani, baik yang berbeda kelompok tani, gabungan kelompok tani, P3A maupun GP3A, wadah berkumpul petani sawah, petani ladang, hortikultura pekebun kopi, karet bahkan "paralong-along" (jualan hasil pertanian dengan sepeda motor).

Dijelaskan, pertanian merupakan sektor yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap pembangunan terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja. Maka, katanya, pemerintah setiap tahun tetap memberikan perhatian yang besar dalam mendorong pembangunan pertanian.

Ads
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) pada tahun ini menyiapkan benih jagung untuk 20.000 hektare, bantuan ini akan disalurkan melalui kelompok tani. Untuk itu pemerintah juga mengajak agar masyarakat gemar dan membentuk kelompok tani.

Saul Situmorang menambahkan, sebelumnya Pemkab Humbahas memberikan alsintan sebanyak 44 handtraktor sehingga jumlah handtraktor sejauh ini sudah mencapai 134 handtraktor, lima unit traktor dengan kekuatan 50 pk dan ada 80 pk.

"Yang menjadi tugas kita bersama adalah miningkatkan SDM petani dengan menambah jumlah PPL untuk bisa mencapai satu per desa. Pada saat ini kita masih memiliki 30 PPL untuk 153 desa," katanya.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Perkebunan Humbahas Junter Marbun meyampaikan, tujuan dibentuknya KTNA agar memfungsikan mengoptimalkan serta menggerakkan kelembagaan kelompok tani. Selain itu mengevaluasi, mengsosialisasikan kerjasama antara KTNA dengan pemerintah, mempererat hubungan para kelompok tani dengan pemerintah dan menjadi wadah dari kelompok sebagai sumber informasi.

"Dengan terlantiknya pengurus KTNA ini kita pengurus mampu merumuskan apa, bagaimana, kapan dan seperti apa pembangunan pertanian ke depan. Bagaimana langkah-langkah operasionalisasi pengembangan di Kabupaten Humbahas ini yang disepakati bersama guna disampaikan kepada pemerintah," katanya.

Editor:Wewen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Ekonomi, Pemerintahan, Gonews Group, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara
wwwwww