Home > Berita > Medan

Irigasi Tersumbat, Bupati Palas Turunkan Exacavator

Irigasi Tersumbat, Bupati Palas Turunkan Exacavator
Alat Berat Exacavator milik Dinas PUPE Palas menormalisasikan hulu bondar saba padang.
Kamis, 30 Maret 2017 20:44 WIB
Penulis: Sufriady Halomoan

PADANG LAWAS - Bupati Padang Lawas (Palas) H Ali Sutan Harahap meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi (PUPE) Palas menurunkan alat berat exacavator untuk membenahi pasca tersumbatnya irigasi hulu bondar saba padang di Desa Sigorbus, Kecamatan Barumun.

"Begitu membaca berita tersumbatnya hulu bondar saba padang, dan ditambah permohonan Pemerintahan Desa Hasahatan Jae, Bupati Palas langsung merespon positif," kata Kepala Desa Hasahatan, Jae Abner Hsb kepada GoSumut, Kamis (30/3/2017).

"Saya minta Sekretaris Dinas PUPE Palas supaya menurunkan alat berat exacavator hari ini juga kelokasi, sehingga sore irigasi hulu bondar saba padang bisa berfungsi," timpal Abner menirukan pernyataan Bupati Palas.

Saat itu, kata Abner, Bupati sempat menyatakan bahwa irigasi hulu bondar saba padang merupakan sarana dan prasarana untuk irigasi para petani Desa Hasahatan Jae sekitarnya, sehingga Pemkab Palas berkewajiban untuk menormalisasikannya kembali.

Ads
"Kalau ada kendala dan masalah para petani, khususnya irigasi cepat kalian buat laporannya, sehingga kami bisa menurunkan tim reaksi cepat untuk mengatasinya," jelas Abner menirukan pernyataan Bupati lagi.

Menurutnya, selama kurang lebih empat jam diturunkannya alat berat tersebut, aliran sungai barumun sudah bisa kembali mengalir normal ke irigasi hulu bondar saba padang yang notabenenya merupakan daerah irigasi sigorbus.

"Berkenaan hal itu, kami atas nama masyarakat dan Pemerintah Desa Hasahatan Jae mengucapkan terimakasih kepada Bupati Palas yang begitu peduli terhadap masyarakat petani yang memerlukan saluran irigasi," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat tersumbatnya hulu bondar saba padang, sedikitnya 200 Hektar lahan persawahan yang berlokasi di desa Hasahatan Jae Kecamatan Barumun sekitarnya terancam kekeringan.

Selain berdampak terhadap areal persawahan, juga berdampak terhadap perairan Lubuk Larangan dari karang taruna parsadaan naposo dan nauli bulung desa hasahatannya. Dimana sebelum irigasi normal kembali, ikan yang di pelihara sudah mulai bermunculan diatas daratan.

Editor:Fatih
Kategori:Medan, Hukrim, Peristiwa, Umum, Sumatera Utara
wwwwww