Dugaan Korupsi Bapemas Pemprov Sumut

Kejatisu Segera Keluarkan Surat Penangkapan Tersangka

Kejatisu Segera Keluarkan Surat Penangkapan Tersangka
Ilustrasi
Minggu, 26 Maret 2017 16:01 WIB
Penulis: Indra BB

MEDAN- Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) akan segera mengeluarkan surat penangkapan terhadap tersangka yang kerap kali mangkir dari pemanggilan penyidik atas kasus dugaan korupsi Bapemas Pemprov Sumut, senilai Rp 40,8 miliar.

"Kita berulang kali melakukan pemanggilan terhadap tersangka. Namun tidak diindahkan oleh para tersangka. Maka kita akan keluarkan surat penangkapan terhadap tersangka,"ucap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejatisu Sumanggar Siagian, Minggu (26/3/2017).

Meski begitu, Sumanggar menyebutkan, pihaknya masih terus melakukan upaya pemanggilan dengan melayangkan surat resmi kepada tersangka. Tapi tersangka terus saja mangkir dari pemanggilan sehingga pihaknya harus melakukan upaya lain.

"Tersangka ini tidak kooperatif. Jadi, jika nanti tersangka hadir memenuhi pemanggilan penyidik maka langsung kita tahan karena tersangka bandel. Begitupun kita segera keluarkan surat penangkapan,"beber Sumanggar.

Ads
Disinggung kapan surat penangkapan dikeluarkan penyidik terhadap tersangka. Sumanggar tak mau membeberkannya.

"Itu belum bisa kita jelaskan sekarang. Nanti tunggu saja waktunya yah,"jelasnya.

Menurutnya, pemanggilan tersangka ini untuk mencari keterlibatan pejabat Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Utara (Bapemas Provsu), termasuk mantan Kepala Bapemas, Amran Utheh.

Disebut-sebut dalam kasus ini, Amran Utheh yang bertanggungjawab. Namun, penyidik akan membuktikan seluruhnya dari dua alat bukti untuk menetapkan tersangka baru dari pihak Bapemas Pemprov Sumut

"Satu-satu dulu, ini strategi kita. Setelah pihak korporasi (rekanan) baru masuk pihak penyelenggara atau pihak Bapemas Pemprov Sumut (ditetapkan sebagai tersangka)‎ dalam kasus ini," jelasnya.

Meski terkesan ganjil dan aneh dalam proses penyidikan kasus korupsi ini. Soalnya, Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu baru menetapkan tersangka dari pihak rekanan saja. Namun, Penyidik Kejatisu berjanji akan mengumumkan nama tersangka baru dalam kasus ini.

"Pastinya, penyelenggara dari Bapemas Sumut (Sebagai tersangka). Kita tetap tersangka dari rekanan atau korporasi biar gampang proses penyidikannya," jelas Sumanggar dengan tegas.

Dia menyampaikan pihak akan terus mendalami keterlibatan sejumlah Pejabat di Bapemas Sumut, dari keterangan empat tersangka, duluan ditetapkan sebagai tersangka.

Editor:Wewen
Kategori:Gonews Group
wwwwww