Jokowi Minta Bantuan KIP Tidak Untuk Beli Pulsa

Jokowi Minta Bantuan KIP Tidak Untuk Beli Pulsa
Didampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi, Presiden menyerahkan bantuan tersebut kepada pelajar, ibu hamil, balita dan keluarga kurang mampu
Sabtu, 25 Maret 2017 07:01 WIB
Penulis: RLS

TAPANULI TENGAH|Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan menyerahkan bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Lapangan Merdeka Barus.


Didampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi, Presiden menyerahkan bantuan tersebut kepada pelajar, ibu hamil, balita dan keluarga kurang mampu. Menurut Jokowi, ini bertujuan untuk menyiapkan generasi yang lebih baik.

“Saya titip agar bantuan yang diberikan benar-benar digunakan untuk menyiapkan generasi ke depan yang lebih baik, yang sehat dan pintar. Agar bisa bersaing dengan negara lain,” sebut Jokowi.

Bantuan KIP diserahkan kepada 156 pelajar SD, 126 pelajar SMP, 162 pelajar SMA dan 103 pelajar SMK. Para pemegang KIP tersebut akan menerima bantuan Rp450 ribu pertahun bagi pelajar SD, Rp 750 ribu per tahun bagi pelajar SMP dan Rp 1 juta per tahun untuk SMK dan SMA.

“Saya titip uang itu harus dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan sekolah dan pendidikan. Bisa dipakai untuk beli buku, seragam sepatu, tas. Tidak boleh untuk beli pulsa. Janji ya kalau dibelikan pulsa kartunya dicabut,” kata Jokowi.

Sedangkan bantuan KIS diserahkan kepada 150 orang. Dijelaskan Jokowi , apabila sakit, pemegang KIS bisa menggunakannya untuk berobat gratis ke Puskesmas dan untuk penyakit yang lebih serius dirujuk ke rumah sakit. “Minta pelayanan yang baik, kalau tidak dilayani dengan baik, laporkan ke Bupati, Gubernur dan Menteri Kesehatan. Kalau tidak mempan lapor ke saya,” kata Joko Widodo.

Sementara itu, penerima bantuan PKH dijelaskan Joko Widodo akan mendapat Rp1.890.000 per tahun yag bisa diambi empat kali untuk kebutuhan gizi anak, sekolah dan tambahan usaha. Sementara itu bantuan PMT kepada 25 orang balita, 25 ibu hamil dan 150 pelajar.

Hadir dalam kesempatan itu Ny Iriana Joko Widodo, Ny Evi Diana Erry Nuradi, Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, Menteri PU dan Prasarana, Pj Bupati Tapteng, Kapolda Sumut, Pangdam I/BB dan tamu undangan.


Ads
wwwwww