Home > Berita > Umum

Spirit 212, Anwar Bakti Berjuang Lewat Kuliner

Spirit 212, Anwar Bakti Berjuang Lewat Kuliner
Anwar Bakti saat menyerahkan rendang dan dendeng balado pesanan perdana Agussani, Rektor UMSU, Jumat (24/3/2017).
Jum'at, 24 Maret 2017 20:27 WIB
Penulis: Kamal
BERJUANG untuk keluar dari keterpurukan bangsa tidak melulu harus dilakukan lewat aksi unjuk rasa, atau dengan lainnya. Banyak cara yang dapat ditempuh guna mewujudkan hal itu. Salah satunya seperti yang dilakukan Anwar Bakti, seorang aktivis di Kota Medan yang getol menyuarakan kepentingan masyarakat atas kondisi ketidakadilan yang terjadi.Anwar yang terkenal aktif di berbagai kelompok masyarakat itu kini merubah atau lebih tepatnya berimprovisasi dalam melakukan perjuangan tersebut. Ya, kini, salah seorang Civitas Akademi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) itu menekuni bisnis baru berdagang rendang yang diberi nama rendang 212 lewat aplikasi berbasis online yang diyakininya sebagai perwujudan Spirit 212.

"Mengaplikasikan semangat 212 dengan membangun ekonomi kerakyatan lewat basis budaya juga bagian dari perjuangan untuk keluar dari kondisi keterpurukan," kata Anwar kepada GoSumut saat  mengantarkan Rendang dan Dendeng Balado pesanan perdana Agussani, Rektor UMSU, Jumat (24/3/2017). 

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Daerah Muhammadiyah (LHKP - PDM) Kota Medan priode 2010 - 2015 ini berharap, apa yang digagasnya ini dapat diikuti oleh rekan - rekannya sesama aktivis. Karena, ia menganggap,  perjuangan tidak akan dapat dilakukan jika tidak ada biaya sebagai penunjangnya.

Ads
"Saya berharap rekan - rekan seperjuangan mau melakukan ini. Sebab, perjuangan untuk mewujudkan cita - cita umat keluar dari keterpurukan itu membutuhkan banyak hal, termasuk dari segi finansial," harapnya.

Selain itu, Anwar menambahkan, dalam  usaha yang baru digelutinya ini, dirinya juga melibatkan banyak pihak termasuk aktivis mahasiswa dan masyarakat lainnya.

"Banyak pihak akan kita libatkan dalam usaha ini. Tujuannya, agar semua yang mau terlibat dapat bangkit dari keterpurukan. Itulah sesungguhnya spirit baru yang  dimaksud," tambahnya. 
Editor:Fatih
Kategori:Umum, Ekonomi, Interaksi, Medan, Sumatera Utara
wwwwww