Disinyalir Peredaran Narkotika, BNNP akan Grebek X3 dan Equator

Disinyalir Peredaran Narkotika, BNNP akan Grebek X3 dan Equator
Diskotik Equator
Senin, 20 Maret 2017 08:25 WIB
Penulis: Kamal

MEDAN - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan pihaknya akan menggerebek lokasi tempat hiburan, khususnya XXX (X3), Yanglim Plaza, Jalan Emas dan Equator, Hotel Soechi, Jalan Cirebon.

Hal tersebut akan dilakukan karena disinyalir lokasi hiburan malam itu menjadi tempat peredaran serta transaksi dan penyalahgunaan narkoba. Terlebih, adanya seorang pengunjung bernama Amelia (22) yang tiba-tiba overdosis usai mengkonsumsi ekstasi di X3 Yanglim Plaza. Sedangakan di Equator, seorang mahasiswa bernama Eka mendadak tewas di dalam room karaoke

"Akan kita gerebek secepatnya. Sudah tidak benar lagi ini. Ada perdaran narkotika di lokasi tersebut," kata Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol Andi Loedianto kepada GoSumut.

Andi menyebutkan, nantinya petugas BNNP Sumut akan melakukan penyelidikan terhadap adanya dugaan peredaran dan pengunjung yang tewas karena overdosis.

Ads
"Secepatnya akan kita panggil pihak manajemen kedua tempat hiburan malam tersebut," sebut orang nomor satu di BNNP Sumut ini, berang.

Alumni Akpol tahun 1986 ini menegaskan, bila terbukti adanya peredaran narkoba di lokasi itu, BNNP Sumut akan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk menutup paksa tempat hiburan malam tersebut. Karena sudah menyalahi aturan yang ditetapkan pemerintah.

"Akan kita tutup paksa. Tidak ada satu pihak pun yang coba-coba bermain dan terlibat dalam praktik peredaran narkoba. Semuanya akan kita sikat," tegas Andi.

Selain itu, Andi menuturkan, pihaknya berencana akan menempatkan personilnya di setiap tempat hiburan malam guna memantau peredaran narkotika.

"Ya, guna memantau perdaran narkotika di lokasi hiburan malam, rencananya akan kita tempatkan personel BNNP Sumut di lokasi - lokasi hiburan malam," tuturnya.

Sebelumnya, Amelia alias Lia (22) yang diduga mengonsumsi pil ekstasi (inex) di room KTV X05, Senin (13/3/2017) pekan lalu tewas mengenaskan karena over dosis.

Informasi diperoleh di lapangan, korban membeli barang haram itu seharga Rp300 ribu dari karaoke X3. Atas kejadian overdosis itu, Amelia sempat dirawat di RS Bunda Thamrin. Saat kejadian ia sempat mengalami kejang-kejang, lalu dilarikan dua rekannya ke rumah sakit. Sementara tamunya yang di dalam room tidak perduli dan langsung kabur dari lokasi.

Editor:Wewen
Kategori:Sumatera Utara, Medan, Hukrim
wwwwww