Home > Berita > Umum

OTT Asrarul Hayat Nasution, 5 Bidan PTT Diperiksa Polisi

OTT Asrarul Hayat Nasution, 5 Bidan PTT Diperiksa Polisi
Ilustrasi
Kamis, 16 Maret 2017 23:25 WIB
Penulis: Dedi

MEDAN - Polres Labuhan Batu, Jumat (17/3/2017) mengagendakan pemeriksaan lima orang bidan pegawai tidak tetap (PTT) terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kesehatan Labuhan Batu, Asrarul Hayat Nasution.

"Kalau enggak salah, Jumat (17/3/2017) kelima bidan itu kita panggil sebagai saksi," kata Kapolres Labuhan Batu, AKBP Frido Situmorang ketika dikonfirmasi GoSumut, Kamis (16/3/2017).

Sayangnya, Frido belum bersedia merinci apa-apa saja yang akan mereka dalami. "Ya, masih soal aliran dananya saja," katanya singkat.

loading...
Terpisah, Ketua Kesatuan Mahasiswa Islam (KMI) Sumut, M Rifai Tanjung mendesak polisi untuk bersikap profesional dalam penuntasan kasus tersebut.

Ads
"Kita minta polisi profesional saja dalam menangani kasus itu, jangan nanti di belakangnya ada apa-apa? Alasan inilah, itulah. Tuntaskan pemeriksaannya, jangan mau diintervensi," tegasnya.

Diapun meminta agar polisi berani mengungkap kasus itu secara terang benderang. Hal ini sekaitan dengan adanya indikasi keterlibatan banyak pihak, sampai pada petinggi di Pemkab Labuhan Batu.

"Kita minta semua yang terlibat dipanggil dan diperiksa, jangan pandang bulu. Kalau pimpinan dan Pemkab-nya terlibat, ya diperiksa saja," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, ketakutan sejumlah pejabat institusi di lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Labuhan Batu pasca operasi tangkap tangan (OTT) Plt Kepala Dinas Kesehatan Labuhan Batu, Asrarul Hayat Nasution, mengindikasikan praktik pungutan liar (pungli) dalam rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) di kabupaten tersebut telah terjadi secara masif dan sistemik.

wwwwww