Terkait Kepsek Pungut Rp3 Juta, Ini Jawaban Dinas Pendidikan

Terkait Kepsek Pungut Rp3 Juta, Ini Jawaban Dinas Pendidikan
Ilustrasi
Senin, 13 Maret 2017 14:01 WIB

LUBUKPAKAM - Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Misran Sihaloho membantah instutisinya telah melakukan pungutan liar kepada para ratusan Kepala SD.

Bantahan ini terkait beredarnya pemberitaan dan munculnya kwitasi yang dikeluarkan Dinas untuk keperluan biaya akomodasi dan transport kegiatan bimtek/pelatihan aplikasi penggunaan laporan keuangan dana bos 2016.

Dalam kwitasi yang juga beredar di grup wartawan itu tertulis, kalau biaya untuk kegiatan tersebut mencapai Rp 3 juta dan ditandatangani oleh pegawai Dinas Pendidikan, Hanafi.

"Biayanya yang benar itu hanya Rp 1 juta untuk per orang. Jadi bukan Rp 3 juta per orang. Mungkin di kwitansi yang beredar itu makanya tertulis Rp 3 juta lantaran ada sekolah yang mengutus tiga orang dalam kegiatan acara tersebut. Jadi karena tiga orang ya totalnya benarlah sampai Rp 3 juta. Tidak ada dilakukan pungli," ucap Misran Sihaloho

Ads
Ia menjelaskan kegiatan acara bimtek tersebut sebenarnya dilakukan Dinas sekitar bulan Oktober 2016 di Berastagi Cottage Kabupaten Karo. Dirinya juga sependapat mungkin saja ada beberapa Kepala SD yang keberatan dengan biaya yang mereka patokkan untuk setiap orangnya.

Menurutnya untuk penyelenggaraan kegiatan bimtek ini Dinas Pendidikan memang sama sekali tidak ada menganggarkannya. "Tujuan dibuat bimtek ini agar para sekolah tersebut tertib administrasi dalam membuat laporan keuangan dana bos nya. Yang ikut selain Kasek (Kepala Sekolah) ada juga yang membawa bendahara dan operator. Kalau Kasek minimal semua harus ikut karena biar mereka tahu. Jumlah SD ada 826 di Deliserdang cuma yang ikut kemarin hanya sekitar 500an sekolah. Selama tiga hari itu kegiatannya dan masing masing peserta dibuat secara bertahap," jelas Misran.

Menjawab pertanyaan mengapa kegiatan dilakukan di Berastagi Cottage, Misran mengemukakan hal ini lantaran di sanalah lokasi yang dianggap yang paling murah. Meski pemilik Berastagi Cottage adalah keluarga dari Bupati Ashari Tambunan namun ia menjawab hal itu sama sekali tidak ada kaitannya. Menurutnya dibanding hotel yang ada di Deliserdang dan Medan, Berastagi Cottage lah yang paling murah.

Editor:Wewen
Sumber:Tribun
Kategori:Pendidikan, Gonews Group, Deli Serdang
wwwwww