Cemburu, Suami Bunuh Pemuda yang Bonceng Istrinya

Cemburu, Suami Bunuh Pemuda yang Bonceng Istrinya
ilustrasi
Senin, 13 Maret 2017 22:34 WIB

INDRAMAYU - Hati-hati bila membonceng perempuan. Apalagi yang dibonceng sudah memiliki suami, akbiatnya bisa fatal.

Seperti yang dialami Muharom (22), warga Sumuradem Blok Satria, Sukra, Indramayu, tewas dikeroyok tiga orang pria. Itu gara-gara dia kedapatan pelaku Cahyono (21) berboncengan dengan istrinya.

Kejadian itu berlangsung di Jalan Raya Desa Cilandak Kidul, Anjatan, Indramayu, Sabtu (11/3) sekira pukul 22.00 WIB.

loading...
Awalnya, pelaku Cahyono (21) warga Sumuradem, cemburu berat melihat istrinya, Anita berboncengan dengan korban. Saat itu pelaku sedang jalan-jalan bersama teman-temannya menggunakan 5 sepeda motor.

Ads
Cahyono meminta kedua temannya Nurul Khaoirul (20) dan Abdul Fitriana (25) untuk balik arah dan mengejar korban sehingga akhirnya korban terkejar dan diberhentikan oleh tersangka Cahyono.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, saat itu korban bersama Anita mau mengambil uang ke rumah kakak korban di Desa Gadel. Namun saat di Jalan Raya Desa Cilandak Kidul, Kec. Anjatan, Kab. Indramayu tiba-tiba tersangka Cahyono dan dua tersangka lainnya memberhentikan motor yang dinaiki korban dan Anita.

“Pada saat itulah pengeroyokan terjadi,” kata Yusri melalui pesan singkat, Minggu (12/3).

Korban dipukul dibagian kepalannya oleh tersangka Cahyono dan langsung terjatuh dari sepeda motornya. Tak berhenti di situ, tersangka terus melayangkan bogem mentah kepada korban. Korban yang berusaha lari, dikejar oleh tersangka Cahyono dan dipukul bersama-sama dua tersangka lainnya Nurul dan Abdul.

“Saksi Anita mencoba menolong dengan cara memeluk korban. Namun saksi ditarik tersangka Cahyono. Tersangka yang terbakar cemburu pun mengambil dua buah batu dan melemparkannya ke arah kepala korban sebanyak 2 kali,” urai Yusri.

Saat itu, sambung Yusri, korban masih sadarkan diri dan berusaha melarikan diri. Namun belum jauh dari lokasi TKP sekitar 300 meter dari TKP korban terjatuh. Mendengar korban dikeroyok, ayah tiri korban langsung ke TKP dan membawa korban ke rumah sakit. Namun sayang, saat dalam perjalanan korban meninggal dunia.

“Keluarga korban dan saksi Anita melaporkan kejadian ini ke Polsek Anjatan. Setelah olah TKP dan terindetifikasi kemudian polisi melakukan penangkapan ketiga pelaku pengeroyokan,” terangnya. (pjs)

Editor:Arie RF
Sumber:pojoksatu.id
Kategori:Gonews Group, Peristiwa, Hukrim
wwwwww