Home > Berita > Umum

Peredaran Sabu Antar Negara Libatkan Napi Aceh dan Cipinang

Peredaran Sabu Antar Negara Libatkan Napi Aceh dan Cipinang
Barang bukti narkoba yang disita dari Abdurrahman, gembong narkoba yang ditembak mati petugas Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Senin(6/3/2017).
Senin, 06 Maret 2017 19:08 WIB

MEDAN - Peredaran sabu lewat jalur udara dan laut yang diungkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri ternyata melibatkan narapidana di Lapas Cipinang. Bahkan, napi di Lapas Cipinang ini memiliki jaringan antar negara, yakni Malaysia dan Cina.

"Adapun napi di Cipinang yang mengontrol peredaran narkoba di Indonesia ini berinisial MK. Selain MK, adalagi napi di Lapas Lokhseumawe yang mengontrol peredaran sabu melalui Aceh," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Berigjen Eko Daniyanto, Senin (6/3/2017).

Eko mengatakan, berdasarkan hasil maping Mabes Polri, narkoba diselundupkan lewat jalur laut pesisir Sumatera Utara. Rata-rata pengiriman narkoba lewat pelabuhan di Malaysia.

"Jadi, narkoba ini dikirim dari Cina ke Malaysia. Dari pelabuhan Portklang, narkoba dikirim ke pelabuhan tikus pesisir Sumatera Utara," katanya.

Ads
Kebanyakan, kata Eko, narkoba lebih dulu tiba di Aceh. Dari Aceh, narkoba dipasok ke Medan, untuk kemudian disebar luaskan ke daerah lainnya.

"Kota Medan ini adalah tempat transit. Tapi teman-teman harus bersabar, karena kami akan ungkap jaringan lainnya," ungkap Eko.

Editor:Fatih
Sumber:tribun medan
Kategori:Umum, Peristiwa, Hukrim, Medan, Sumatera Utara
wwwwww