Pesona Indonesia 2017

Membludak, Debut Festival Komodo 2017 Berakhir Manis

Membludak, Debut Festival Komodo 2017 Berakhir Manis
Warga NTT antusias ikuti iven Festival Komodo. (Kemenpar Ri)
Minggu, 05 Maret 2017 15:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Atraksi di salah satu destinasi prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berakhir manis. Itu setelah, puncak acara Festival Komodo 2017 yang digelar di Lapangan DTW Batu Cermin, Flores, Manggarai Barat, Labuan Bajo, NTT dihadiri oleh ribuan penonton dan berlangsung sangat meriah, Sabtu (4/3), malam.

Acara ini merupakan acara puncak Festival Komodo 2017 yang sudah digelar sejak 4 Februari 2017 dengan berbagai rentetan acara.

Acara puncak yang didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar itu menghadirkan Endorser artis ternama nasional seperti Komodo Project dan Drummer ternama, Gilang Ramadhan, Band Komodo Project berhasil menyihir ribuan penonton masyarakat setempat bercampur dengan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara. Apalagi, vokalis Band Komodo Project vokalisnya adalah putra daerah yang namanya sudah mendunia di genre musik Reggae, Ivan Nestorman.

Bupati Manggarai Barat Agustinus CH Dhula mengaku senang dengan apa yang sudah digelar di wilayahnya. Agustinus juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Kemenpar yang terus konsisten mendukung semua atraksi dan event yang ada di Labuan Bajo.

Ads
"Ini adalah festival Komodo 2017 yang pertama. Kami akan laksanakan lagi Festival Komodo 2018 mendatang, dengan dukungan Kemenpar yang terus memberikan perhatian dengan acara-acara kami, kami yakin target 500 ribu Wisman di tahun 2019 bisa tercapai, bahkan kami memprediksi akan lebih kami raih,”ujar Agustinus.

Pria bertubuh ramping itu juga bangga terkait wilayahnya pasca diputuskan menjadi salah satu destinasi prioritas Kemenpar yang biasa disebut dengan 10 Bali Baru. Kata Agustinus semua atraksi, amenitas dan aksesbilitas mengalami peningkatan yang signifikan.

"Perbedaannya itu nyata sekali, terutama pertumbuhan pembangunan di sini. Pelabuhan kami semakin membaik, bandara kami semakin bagus, listrik kami semakin kuat, jalan-jalan kami diperbaiki, dan perekonomian kami semakin membaik. Yang lebih penting itu, perhatian dari pemerintah dan Kemenpar makin tinggi. Pihak pusat selalu berkoordinasi dengan kami terkait destinasi di Labuan Bajo," ujar Agustinus.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti dalam sambutannya diwakili oleh Ratna Suranti yang menjabat sebagai Asdep Strategi Pemasaran Mancanegara Kemenpar mengatakan, mendukung acara Festival Komodo 2017 adalah usaha untuk terus menjaga value 10 Bali Baru yang ditetapkan oleh Kemenpar. Apalagi, imbuh Ratna, awal tahun 2017 ini, Labuan Bajo telah dikunjungi oleh Valentino Rossi (pembalap Moto GP) selama 3 (tiga) hari. Pembalap tersebut sengaja datang ke Labuan Bajo untuk berlibur menikmati keindahan alam Indonesia dengan mengunjungi Pulau Komodo, Pulau Padar, Pink Beach dan Manta Point.

"Ramainya Valentino Rossi berwisata bahari di Labuan Bajo di media social menjadi promosi yang luar biasa efektif, hal ini merupakan trend yang luar biasa, artis dan selebriti dunia pun dengan bangga, atas inisiatifnya sendiri, menjadi endorser/ mempromosikan destinasi menarik Indonesia. Labuan Bajo harus terus mendunia," ujar Esthy yang disampaikan oleh Ratna.

Kata Ratna, tempat-tempat pariwisata banyak terdapat di Labuan Bajo, antara lain; Pantai Pede, Pantai Gorontalo, Puncak Waringin, Gua Batu Cermin, dan beberapa objek wisata pantai di pulau-pulau sekitar Labuan Bajo, seperti; Wae Cicu, Pulau Bidadari, Batu Gosok/Kanawa, dan Taman Nasional Komodo.

"Festival Komodo ini menjadi bagian upaya promosi pariwisata yang ditujukan pada daya tarik wisata Satwa Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Tujuan utamanya jelas yakni berharap provinsi Nusa Tenggara Timur dapat terus memberikan kontribusi yang signifikan dalam mencapai target kunjungan wisman ke Indonesia serta meningkatkan nilai ekonomi di berbagai sektor, " tandasnya. ***
wwwwww