Home > Berita > Umum

RSUD dr Pirngadi Menuju RS Type A

RSUD dr Pirngadi Menuju RS Type A
Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, dr Edwin Effendi saat menerima piagam akreditasi paripurna dari Tim KARS belum lama ini
Jum'at, 03 Maret 2017 22:13 WIB
Penulis: Fatih Al Rizki

MEDAN - Usai memperoleh akreditasi paripurna pada akhir Februari lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan, kini berencana untuk meningkatkan pencapaiannya menjadi rumah sakit type A.

"Karenanya kita mengharapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dapat memberikan dampingan. Supaya RS Pirngadi ke depannya bisa menjadi rumah sakit kelas A," ujar Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan, Edwin Effendi, Jumat (3/3/2017) di ruang kerjanya.

Peningkatan dari kelas B ke kelas A, ungkapnya, dinilainya perlu. Sebab, sebutnya, hal ini bertujuan agar rumah sakit milik Pemko Medan dapat lebih meningkatkan pelayanannya.

"Paripurna ini bukan akhir, melainkan tujuan untuk memberikan pelayanan standard kepada pasien. Sehingga kita harus bisa menjaga, mengembangkan dan meningkatkan pelayanan yang ada di rumah sakit ini," jelasnya.

Ads
Dalam meraih akreditasi paripurna tersebut, Edwin mengaku telah memaksimalkan semua peran dari unit kerja di rumah sakit plat merah itu. Namun, lanjut dia, langkah yang dilakukan, hanya menyempurnakan kekurangan yang telah dilakukan dalam memperoleh akreditasi utama bagi Pirngadi pada akhir tahun yang lalu.

"Kita hanya menyempurnakan beberapa catatan dalam beberapa penilaian. Pembinaan dari Kemenkes juga ada, selain dari kerja keras kita sendiri," sebutnya.

Untuk itu Edwin juga mengaku pihaknya siap membantu untuk pengembangan bagi RSUD yang ada di daerah. Hal ini untuk memacu kesiapan rumah sakit di daerah lain guna menjadi rumah sakit yang memenuhi layanan standar.

Edwin menambahkan, dengan meraih akreditasi paripurna, maka penegakan diagnosa, tindakan operatif sampai dengan perawatan sudah ada layanan standarnya. Edwin juga mengungkapkan, beberapa tahun lagi, BPJS Kesehatan akan menerapkan kewajiban akreditasi RS jika ingin menjadi provider mereka.

"Tahun 2019, seluruh rumah sakit sudah harus akreditasi. Kalau tidak, maka tidak akan bisa menjadi provider BPJS Kesehatan," tandasnya.

Sementara itu, Sekeretaris Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Dr Adrian Jusuf Kilima, kata Edwin berpesan, dengan diperolehnya akreditasi Paripurna bagi Pirngadi, maka keselamatan dan kepuasan pasien harus dapat terjamin.

"Dengan Paripurna ini, bagaimana kepuasan dan keselamatan pasien dapat ditingkatkan," pungkasnya.

Editor:Fatih
Kategori:Umum, Peristiwa, Hukrim, Medan
wwwwww