Kawal Dandim Pergi Pangkas Rambut, Ajudan Tewas Ditembak OTK

Kawal Dandim Pergi Pangkas Rambut, Ajudan Tewas Ditembak OTK
ilustrasi - Prajurit TNI
Jum'at, 03 Maret 2017 09:02 WIB

JAKARTA - Anggota Kodim 1714/Puncak Jaya, Serda Jhon Karel Mandowen gugur saat kontak senjata di depan tempat pangkas rambut di Jalan Papua, Kota Baru, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (2/3) sore sekitar pukul 15.30 WIT.

Saat itu, Serda John yang bertugas sebagai ajudan Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Infanteri Hindratno Devidanto, sedang mengawal Dandim memangkas rambut. Setelah memangkas rambut, Serda Jhon bersama Dandim pulang menggunakan sepeda motor dengan posisi Serda Jhon berada di belakang.

Sebelum sempat memacu gas sepeda motornya, tiba-tiba sekelompok masyarakat mengeluarkan tembakan dari arah belakang menggunakan senjata laras pendek yang mengenai Serda Jhon Mandowen. Peluru tersebut mengenai lengan kanan tembus dada. Para pelaku sempat membawa kabur senjata SS1 yang dibawa korban.

Beberapa saat kemudian, rombongan TNI yang melintas menggunakan mobil langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Ads
Dalam penggejaran tersebut, anggota TNI berhasil menembak pelaku dan mendapatkan kembali senjata SS1 milik Serda Jhon Karel yang dirampas. Namun sayang senjata yang diduga digunakan untuk menembak Serda Jhon Karel dibawa kabur oleh teman pelaku.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Teguh Puji Raharjo saat dikonfirmasi, Kamis (2/3) sore membenarkan adanya kontak senjata yang menewaskan seorang anggota TNI dan seorang anggota kelompok kriminal bersenjata.

“Kejadiannya pukul 14.00 WIT, korban dari TNI adalah ajudan Dandim 1714/Puncak Jaya, Serda Jhon Karel Mandowen. Korban mengalami luka tembak pada lengan atas tembus dada hingga meninggal dunia,” katanya seperti dilansir Cenderawasih Pos.

Kapendam Teguh menjelaskan bahwa ajudan Serda Jhon Karel Mandowen, gugur dalam kontak senjata dengan anggota KKB yang menyerang Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf. Hindratno Devidanto.

Tentang kronologisnya Kapendam Teguh menyebutkan, saat itu Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Indratno Devidanto hendak kembali ke Kota Baru Mulia usai mengikuti anjangsana, diadang dan ditembaki kelompok kriminal bersenjata.

Ketika diserang, Dandim menurut Teguh tidak siap menghindar dan melakukan penembakan balasan menggunakan pistol hingga mengenai salah satu anggota KKB yang melakukan penyerangan. “Salah seorang pelaku berhasil ditembak dan tewas di tempat,” ungkap Teguh.

Pasca kejadian menurut Teguh, anggota sempat melakukan pengejaran terhadap para pelaku hingga menyebabkan ajudan Dandim 1714/Puncak Jaya Serda Jhon Karel terkena tembakan.

“Belum diketahui dari kelompok mana yang melakukan penembakan itu. Pelaku dari KKB yang tertembak juga belum diketahui identitasnya, namun menurut informasi anggota di TKP, pelaku dua orang,”bebernya. (jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:Hukrim, Peristiwa, Gonews Group
wwwwww