Home > Berita > Umum

Kakek Penjual Roti Ini Sedih Uangnya Dirampok Tiga Pemuda Bergaya Preman

Kakek Penjual Roti Ini Sedih Uangnya Dirampok Tiga Pemuda Bergaya Preman
Kek Kamil saat membuat laporan ke Mapolres Siantar, Jumat (3/3/2017).
Jum'at, 03 Maret 2017 20:45 WIB

SIANTAR - Kamil (61) warga Jalan Singosari, Tepatnya di Brlakang Sekolah Telada Gang Mitrologi, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat yang berprofesi sebagai tukang roti keliling mendatangi Mapolres Siantar, Jumat (3/3/2017).


Kedatangan kakek yang sudah berprofesi sebagai penjual roti keliling selama 30 tahun tersebut, untuk melaporkan pristiwa perampokan yang dialaminya.

Kepada petugas, Kamil menjelaskan kejadian tersebut berawal saat ini melintas di depan warung Rumah Potong Jalab Melanton Siregar, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Marihat.

Saat itu, ada tiga orang dengan bergaya preman yang sedang duduk di depan warung tersebut.

Ads
Seorang dari tiga orang tersebut langsung memanggilnya dan berpura-pura membeli roti. Saat sedang melayani pria tersebut, dua orang lainnya langsung mengambil uang dari lacinya.

"Satu orang purak-purak membeli dan dua orang lainnya mengambil uang ku yamg ada di laci," ujarnya.

"Kalau saya taksir ada empat ratusan uang saya yang dirampok tiga orang itu," ungkapnya.

Kepada wartawan, ia mengatakan mengetahui dan tanda dengan ciri ketiga pelaku tersebut yang mengambil uang hasil jualannnya.

"Tanda kalilah aku orangnya, apalagi aku sempat ngobrol sama mereka dan lihat langsung wajahnya," jelasnya.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Aiptu H. Saragih menjelaskan sudah menerima laporan tersebut.

Namun karena wilayah hukumnya berada, di Mapolsek Siantar Selatan, ia pun meminta untuk melaporkanya ke Mapolsek Siantar Selatan.

Sementara itu, seorang personil polsek Siantar Selatan yang mendapat laporan tersebut, sudah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Hanya saja saat dilakukan pengejaran, para pelaku sudah kabur. "Bapak itu pun gak kenal orangnya," ujarnya.

Editor:Fatih
Sumber:tribun medan
Kategori:Umum, Peristiwa, Hukrim, Pematangsiantar
wwwwww