Ini Baru Paten ! Meski Diguyur Hujan, Gubsu Pungut Sampah Dipinggir Jalan

Ini Baru Paten ! Meski Diguyur Hujan, Gubsu Pungut Sampah Dipinggir Jalan
Meski hujan membasahi kota Batubara, Gubsu, H. Tengku Erry Nuradi tetap semangan memungut sampah
Selasa, 28 Februari 2017 08:07 WIB
Penulis: RLS

TEBINGTINGGI - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi memungut sampah yang berserakan dipinggir jalan persis disekitar Taman Kota, Kota Tebing Tinggi. Meski diguyur hujan, niat Gubsu Erry memungut sampah-sampah plastik yang berserakan tersebut tetap dilakukan. Sampah lalu dikumpulkan di kantong-kantong yang telah disediakan.

“Sampah ini terus menjadi perhatian. Bukan hanya oleh pemerintah tetapi komunitas yang peduli dengan sampah. Sampah juga harus menjadi perhatian kita bersama,’’ tutur Erry usai memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 27 Februari yang digelar di Taman Kota, Kota Tebing Tinggi.

Erry menyebutkan, tahun 2020 pemerintah telah menargetkan Indonesia harus terbebas dari sampah dengan pengelolaan sampah menjadi lebih baik lagi.

‘’Bukan berarti sampah tidak ada lagi. Sebab, sampah tentunya akan terus bertambah seiring dengan pertambahan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat sehingga menimbulkan banyak jenis sampah. Penanganan sampah agar terus dilakukan,’’ terang Erry.

Gubsu Erry juga menyambut baik peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang digelar Pemko Tebing Tinggi ini. ‘’Mudah-mudahan kegiatan positif ini juga diikuti oleh Kabupaten/Kota lainnya di Sumut,’’ tutur Erry.

Erry lalu menyebutkan, walaupun levelnya cuma tingkat kabupaten kota, kenapa saya hadir disini karena dari 33 kabupaten kota yang ada di Sumut hanya Tebing Tinggi yang melaksanakan H-Pesan (Hari Peduli Sampah Nasional. Saya berharap bisa dilaksanakan oleh seluruh Kabupaten Kota yang ada,”harap Erry.

Erry juga menyampaikan bahwa hasil penilitian Jena R Jambeck dimuat Saint Magazine pada 12 Februari 2015 bahwa potensi sampah plastik yang ada di lautan Indonesia jumlahnya mencapai 187 juta ton per-tahun. Banyangkan itu kita buang sampah ke laut. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara kedua terbesar di dunia yang menyumbang sampah ke laut setelah China,” terang Gubsu.

Selain itu, berdasakan data yang dirilis Sekretariat Adipura dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2016 bahwa sampah plastik dan sampah sulit terurai lainnya mencapai 1,2 juta metrik ton di tahun 2015. Ini memberi dampak yang kurang baik di bidang pembangunan khususnya di kota-kota seperti Tebing Tinggi. Oleh karena itu, lanjut Gubsu kegiatan yang dilaksanakan Pemko Tebing Tinggi mengingatkan kita pentingnya kebersihan sebagai salah satu modal penting untuk pembangunan.

“Buanglah sampah pada tempatnya dan lakukan kegiatan ini secara rutin. Apalagi kalau kita bisa mengelola sampah ini dengan baik menjadi seperti menjadi energy pembangkit listrik maupun pupuk. Kami atas nama Pemprovsu memberikan apresiasi kepada Pemko Tebing Tinggi dan masyarakat yang pada hari ini telah mengadakan Hari Peduli Sampah Nasional,”ujar Gubsu lagi.

Ads
wwwwww