Dua Warga Sipil Ini Akan Jadi Wisatawan Pertama ke Bulan

Dua Warga Sipil Ini Akan Jadi Wisatawan Pertama ke Bulan
CEO SpaceX Elon Musk (kanan) saat mengenalkan Dragon V2, kendaraan luar angkasa, di Hawthorne, California, 2014 lalu. (REUTERS/Mario Anzuoni/File Photo)
Selasa, 28 Februari 2017 22:32 WIB

CALIFORNIA - Jika perjalanannya terwujudkan, maka akan ada dua manusia di planet bumi yang akan berwisata ke bulan. Dua wisatawan yang identitasnya belum dipublish itu tidak membawa misi luar angkasa apa pun seperti banyak perjalanan ke luar angkasa sebelumnya, alias mereka murni melakukan liburan.

Apa yang dilakukan dua orang itu nantinya disebut sebagai hal yang di luar kebiasaan. Sangat anti-meanstream. Kepastian itu dipaparkan CEO SpaceX Elon Musk.

Perusahaan roket swasta Amerika Serikat itu mengatakan, bahwa dua warga sipil sudah membayar down payment alias DP untuk diberangkatkan ke bulan. Artinya, tidak perlu jadi astronot untuk bisa melihat bulan dari dekat. “Mereka direncanakan berangkat pada akhir 2018,” kata Musk.

Ditambahkan Musk, uang DP yang dibayarkan pun sangat signifikan. ”Ini adalah kesempatan bagi manusia untuk kembali ke kedalaman luar angkasa kali pertama setelah 45 tahun,” sambungnya.

Ads
Dua calon klien SpaceX itu akan naik pesawat luar angkasa yang akan diujicobakan tahun ini. Namun, ujicoba pesawat tersebut terbang tanpa awak.

Kata Musk, kerjasama mereka dengan badan antariksa Nasa juga memungkinkan ini terjadi. ”Dua penumpang itu akan terbang cepat dan langsung masuk ke sistem tata surya.”

Musk tidak memaparkan identitas wisawatan ke bulan itu. Dia hanya bilang kalau keduanya sudah mengenal satu sama lain dan mereka bukan dari Hollywood. Alias bukan artis atau mereka yang berkecimpung di dunia hiburan.

”Seperti astronot Apollo sebelumnya, mereka akan terbang keluar angkasa membawa harapan dan mimpi umat manusia,” katanya.

Demi kelancaran perjalanan, pihaknya pun menghelat tes kesehatan dan fitness untuk keduanya. ”Akan ada latihan juga tahun ini. Kami akan melakukan semuanya demi meminimkan risiko kesehatan,” sambungnya. (BBC/Reuters/tia/JWP/pjs)

Editor:Arie RF
Sumber:pojoksatu.id
Kategori:Gonews Group
wwwwww