Home > Berita > Umum

Bacok Adik Kandung dan Kapolsek, Johanes Tambunan Ditembak Mati Polisi

Bacok Adik Kandung dan Kapolsek, Johanes Tambunan Ditembak Mati Polisi
Kapolsek Pahae Jae AKP Kondar Simanjuntak menjalani perawatan di RSU Tarutung karena dibacok pelaku.
Minggu, 26 Februari 2017 19:00 WIB
TAPUT - Pelaku pembacokan adik kandung dan Kapolsek Pahae Jae, AKP Kondar Simanjuntak, Johannes Tambunan (27), tewas ditembak mati polisi.Tewasnya Johanes yang diduga mengidap gangguan jiwa tersebut diprotes ibu kandungnya, L Boru Situmorang. Ia tidak terima anaknya tersebut ditembak mati saat mengamuk di kediamannya, Desa Parsaroan Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut).

Boru Situmorang meratapi tewasnya anak kandungnya di ujung bedil polisi. Ia kini mengaku harus hidup sendiri setelah dua tahun lalu suaminya meningga dunia. Kini Johanes yang merupakan alumi Universitas Sumatera Utara (USU) telah tewas ditembak. Sedangkan anaknya yang lain, Bosmer Tambunan (19), masih kritis di RSUD Tarutung akibat kepalanya dibacok Johanes.

“Anakku ini baik, kenapa polisi menembaknya. Tahun 2016 lalu ia memang sakit, dia tamatan USU. Negara kita negara Pancasila, kenapa anakku ditembak. Tolonglah aku, Tuhan, Tuhan, Tuhan. Adiknya sudah luka parah di kepala dan tangannya hampir putus,” katanya meratap seperti dilansir New Tapanuli, Minggu (26/2/2017).

Ads
Menurutnya, Johanes telah menikah dan memiliki dua orang anak. Sebelumnya ia sempat berkerja di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

“Tolonglah aku bapak pemerintah, kenapa tega sekali polisi menembak anakku. Sementara suamiku sudah 2 tahun meninggal. Anak pintarnya anakku si Johannes ini,” ratapnya pilu.

Sebelumnya diberitakan, Johannes Tambunan (30) tewas ditembak usai membacok kepala adik kandungnya dan kapolsek. Tindakan tegas terukur terpaksa dilakukan polisi karena Johannes telah membahayakan nyawa orang lain.

Informasi yang dihimpun, diduga mengalami gangguan jiwa, Johanes Tambunan, warga Desa Parsaoran Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), tiba-tiba mengamuk dan membacok adik kandungnya sendiri Bosmer Tambunan (19) hingga mengalami luka di bagian kepala.

Bukan hanya itu saja, Johannes Tambunan juga membacok Kapolsek Pahae Jae AKP Kondar Simanjuntak hingga mengakibatkan luka sabetan parang di kedua tangannya.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 12.30 Wib di Desa Parsaoran Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae, Taput, Sumatera Utara (Sumut).

Saat itu Johannes Tambunan yang disebut-sebut warga dan keluarga mengalami penyakit gangguan jiwa, entah apa penyebabnya tiba-tiba mengamuk dengan membawa parang dan membacok adik kandungnya.
Editor:Fatih
Sumber:Medansatu.com
Kategori:Umum, Peristiwa, Hukrim, Tapanuli Utara
wwwwww