Polisi Gagalkan Peredaran 14 Kg Ganja dari Aceh

Polisi Gagalkan Peredaran 14 Kg Ganja dari Aceh
Abdul Murar bersama barang bukti 14 kg ganja kering yang akan diedarkan ke Dumai, Riau
Minggu, 19 Februari 2017 19:53 WIB
Penulis: Kamal
MEDAN - Kepolisian Sektor Patumbak kembali menggagalkan peredaran 14 kilogram daun ganja kering dari loket Bus di Jalan SM Raja KM 7 Medan Amplas. Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan satu orang tersangka, warga asal Provinsi Aceh.Informasi yang dihimpun GoSumut di Mapolsek Patumbak, Minggu (19/2/2017), tersangka diketahui bernama Abdul Murar (25) penduduk Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Kepala Kepolisian Sektor Patumbak, Kompol Afdhal Junaidi saat didampingi Kanit Reskrim, AKP Fery Kusnaidi SH mengatakan pengungkapan itu berkat adanya laporan informasi yang diberikan masyarakat terkait adanya seorang pria dicurigai membawa ganja asal Aceh.

Kejadian itu berawal saat tersangka Abdul Murar seorang laki-laki penumpang Bus dari Aceh membawa bungkusan plastik yang diduga berisikan daun ganja kering dengan tujuan Aceh-Medan-Dumai/Riau.

Saat di Jalan Ring Road, masyarakat mengetahui peristiwa itu lalu menghubungi Kanit Reskrim Polsek Patumbak. Selanjutnya anggota unit Reskrim melakukan lidik dan mengamankan tersangka sesuai dengan informasi dari masyarakat tersebut.

"Jadi, tersangka diamankan saat berada di Jalan SM Raja Km 7 depan Pool Bus Kecamatan Medan Amplas. Tersangka mengaku bernama Abdul Murar, " kata Afdhal.

Kapolsek menjelaskan, setelah tersangka diamankan, kemudian petugas melakukan interogasi kepada tersangka.

"Saat ditanya isi tas plastik kresek yang dibawa, tersangka langsung mengakui bahwa dirinya membawa 14 bal daun ganja kering yang berasal dari Aceh tujuan ke Dumai Riau," jelas orang nomor satu di Mapolsek Patumbak itu.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Fery Kusnaidi menambahkan, bahwa pelaku baru kali ini mengerjakan bisnis haram tersebut.

"Kalau pengakuan tersangka baru kali ini membawa ganja dari Aceh dan hendak diedarkan di Dumai Provinsi Riau," tambahnya.

Sementara, tersangka yang sempat dikonfirmasi mengaku baru kali pertama membawa ganja untuk diedarkan. Ia menyebutkan, nekat menjadi kurir karena himpitan ekonomi.

Imbas perbuatannya, Abdul Murar langsung dijebloskan ke sel tahanan sementara Polsek Patumbak. Undang - undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika telah menunggu untuknya.


Ads
Editor:Fatih
Kategori:Hukrim, Peristiwa, Umum
wwwwww