Financial Closing PINA di Istana Negara

Pembangunan LRT & BRT di Medan Segera Terealisasi Kata Dzulmi Eldin

Pembangunan LRT & BRT di Medan Segera Terealisasi Kata Dzulmi Eldin
Financial Closing PINA di Istana Negara
Sabtu, 18 Februari 2017 10:09 WIB
Penulis: RLS

JAKARTA - Walikota Medan, Drs H.T Dzulmi Eldin S MSi menghadiri acara Financial Clossing Perjanjian Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) Proyek Waskita Toll Road dan Launching Public Private Partnership (PPP) Book 2017di Istana Negara Jakarta, Jumat (17/2).



Acara ini disaksikan langsung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden, Jusuf Kalla dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro.

Financial Clossing ini digelar oleh Kementerian/Bappenas. Kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah mendiversifikasi pembiayaan dan mengurangi ketergantungan belanja APBN dan memperbesar peranan swasta. Di samping itu juga memanfaatkan sumber pembiayaan jangka panjang dari dana pensiun dan perusahaan pembiayaan infrastruktur.

Acara ini merupakan titik awal keberhasilan PINA setelah Menteri PPN/Kepala Bappenas diberikan mandat oleh Presiden RI Joko Widodo untuk menggalang sumber pembiayaan alternatif agar dapat digunakan untuk berkontribusi dalam pembiayaan proyek-proyek infrastruktur strategis nasional yang mempunyai nilai komersial dan berdampak untuk meningkatkan perekonomian.

Ads
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Taspen (Persero) secara bersama-sama memberikan pembiayaan investasi dalam bentuk ekuitas kepada PT Waskita Toll Road, yang saat ini memiliki konsesi untuk 15 ruas jalan tol. Adapun 8 ruas jalan tol berlokasi di Pulau Jawa dengan total panjang 408,41 kilometer, di mana 5 ruas di antaranya merupakan ruas Tol Trans Jawa dengan total panjang 305,27 kilometer.

Proses fasilitasi oleh Kementerian PPN/Bappenas yang telah sampai financial closing ini juga tidak terlepas dari dukungan yang diberikan Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN dan Kementerian PUPR. Kementerian PPN/Bappenas, sebagai motor penggerak dan fasilitator PINA, mendorong agar skema ini dapat menjadi alternatif pembiayaan di tengah keterbatasan keuangan negara.

wwwwww