Awas ! Maju Bersama Jual Mie Instan Mengandung Babi

MUI Imbau Umat Islam Hati-hati Beli Produk Mie Instan

MUI Imbau Umat Islam Hati-hati Beli Produk Mie Instan
Mie Instan Mengandung Babi di Maju Bersama Medan
Sabtu, 18 Februari 2017 12:20 WIB

MEDAN - Terkait temuan mie instan yang mengandung babi, Ketua Lembaga Konsultasi dan Siyasah Syari'ah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr Abdul Hakim Siagian SH, MHum menghimbau agar masyarakat muslim di Medan agar lebih hati-hati dalam membeli produk mie instan, terkhusus mie impor yang dijual di swalayan yang dikelola oleh penduduk non-muslim.

Sebagaimana diketahui, Indonesia merupakan negara hukum. Di dalam Undang-undang Dasar (UUD) 1945. Pada Pasal 1 ayat 3, kemudian Pasal 29 ayat 1 berbunyi, negara berdasar atas ketuhanan Yang Maha Esa (YME). Selanjutnya, di ayat 2 UUD 45, negara menjamin kemerdekaan tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadah menurut kepercayaannya itu.

“Sudah ada di UU, peran negara harusnya mewujudkan alinea ke-4 pembukaan UUD 45,” kata Hakim melalui panggilan seluler.

Karenanya, setiap hak warga dijamin dalam UUD 45, termasuk penyediaan pangan. Terlebih dalam Undang-undang (UU) Perlindungan Konsumen, Pangan dan Kesehatan. Dalam hal ini, penyediaan pangan bagi masyarakat muslim dijamin dalam UU RI No 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

Ads
Editor:Wewen
Sumber:metro24.co
Kategori:Sumatera Utara, Medan, Gonews Group, Pemerintahan
wwwwww