Apa Peran Adik Ipar Jokowi dalam Kasus Suap Pajak? Ini Penjelasan Jubir KPK

Apa Peran Adik Ipar Jokowi dalam Kasus Suap Pajak? Ini Penjelasan Jubir KPK
Febri Diansyah
Kamis, 16 Februari 2017 23:25 WIB

JAKARTA - Penyidik Pegawai Negeri Sipil Ditjen Pajak Kemenkeu Handang Soekarno mengaku sudah lama mengenal ipar Presiden Joko Widodo, yakni Direktur Operasional PT Rakabu Sejahtera, Arif Budi Sulistyo.

Hal itu diungkap Handang yang juga tersangka suap dari Country Director PT EK Prima Indonesia Ramapanicker Rajamohanan Nair usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (16/2).

Lantas bagaimana peran Arif dalam perkara suap ini? Juru Bicara KPK Febri Diansyah belum memerinci peran Arif. Hanya saja dia mengatakan, Arif merupakan satu dari 42 saksi yang pernah diperiksa penyidik dalam kasus ini.

Menurut Febri, saksi yang diperiksa termasuk Arif maupun Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi hingga jajarannya, pihak PT EKP maupun swasta lainnya, memiliki porsi masing-masing dalam rangkaian peristiwa.

Ads
Sebagai saksi, kata Febri, mereka diperiksa dan diklarifikasi lebih lanjut dalam peristiwa (suap) tersebut. "Porsinya sebagai saksi mulai dari pertemuan yang terjadi maupun komunikasi dan hal lain terkait pengurusan tax amnesty," kata dia di kantornya, Kamis (16/2).

Febri mengatakan, sepanjang relevan dengan perkara ini tentu KPK akan kembali memeriksa Arif. Hanya saja Febri menegaskan, sampai saat ini pihaknya masih fokus pada terdakwa Ramapanicker dan tersangka Handang. "Kami masih fokus indikasi suap tersebut," tegasnya.

Seperti diketahui, Rajamohanan didakwa menjanjikan fee kepada Handang Rp6 miliar terkait pengurusan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia. Dalam surat dakwaan disebutkan, sebagian uang itu akan diberikan kepada Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv. Namun ketika terjadi penyerahan pertama yakni Rp 1,9 miliar dari Rajamohanan kepada Handang, keduanya diciduk KPK.

Dalam dakwaan terungkap nama Arif Budi serta Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi diduga mengetahui proses penghapusan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia itu.(jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:Gonews Group, Peristiwa, Hukrim
wwwwww