"Pilkada DKI Tiba, Badai Pasti Berlalu"

Pilkada DKI Tiba, Badai Pasti Berlalu
Ilustrasi, pasukan Orange. (istimewa)
Rabu, 15 Februari 2017 12:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pagi ini , Rabu,15 Frebuari 2017, saat yang ditunggu-tunggu. Pagi hingga siang ini juga rakyat di 101 wilayah se-Indonesia akan memilih calon pemimpin daerahnya yang baru, baik Bupati/Wali Kota dan Gubernur bersama masing-masing calon wakilnya.

Dimana, akan dipilih Pemimpin yang bakal mempertanggungjawabkan nasbinya untuk lima tahun ke depan (2017-2021).

Sejuta harapan pun muncul dari masyarakat, salah satunya datang dari seorang warga di kawasan perbatasan antara Jakarta dan Bekasi, Provinsi Jawa Barat, yakni Pak Sisco da Cruz. Dia mengirimkan sebuah tulisan melalui WhatsApp.

Ada pun tulisan tersebut berupa sebuah "pesan moral" yang sarat makna dalam coretan yang sungguh puitis, sebuah refleksi tentang sosok pemimpin Jakarta. Dari sejumlah pesan tersebut Sisco da Cruz mencoba mengelaborasikan pesan moral bagi masyarakat Jakarta, dan juga warga Bekasi sebagai kota penyangga ekonomi Jakarta.

Ads
"Dari semalam hujan turun membasahi bumi Jakarta dengan deras bagaikan air yang ditumpahkan dari langit. Semua insan merasa segar setelah hampir seminggu hujan tak kunjung datang. Para Paslon cagub/cawagub DKI merasa senang karena mereka bisa menebar janjinya selama masa  kampanye karena tidak dihalangi hujan. Angin surga ditebarkan kepada rakyat yang sudah terpuruk karena ekonomi yang tak kunjung membaik," tulis warga yang tinggal di perbatasan antara Jakarta dengan Bekasi itu.

Menurutnya, segala upaya telah dilakukan oleh masing-masing calon untuk meyakinkan rakyat bahwa merekalah yang punya program yang paling hebat sehingga rakyat 'dipaksa' digiring untuk memilih mereka.

Namun, kata Sisco da Cruz,  rakyat sudah sudah pintar, dan rakyat akan memilih yang terbaik untuk mereka. Sementara diisaat yang lain berapi-api menebar janji yang seakan mengetuk rasa ibah sejumlah warga, urai nya dalam pesan singkat WhatsApp itu.

Bahwa Rumah Lembang menjadi saksi bisu . Rakyat ber-bondong-bondong mendatanginya mencari figur yang mereka idolakan untuk merubah nasib mereka 5 tahun kedepan. Rakyat tak bisa dibendung untuk mendatangi rumah Lembang bagaikan hujan semalam yang tak henti sampai pagi  bagaikan air yang ditumpahkan dari langit, urai mantan Ketua RT selama 7 tahun di Kompleks Perumahan di pinggir perbatasan antara Pondok Gede, Jakarta Timur dan Bekasi Jawa Barat itu.

Sisco da Cruz pun berharap, bahwa dengan adanya Pilkada serentak, khususnya warga Provinsi DKI Jakarta kali ini akan berjalan lancar, tanpa gaduh. Dengan demikian setelah pilkada, rakyat kembali beraktivitas, memperjuangkan hidupnya bersama keluarga, yang dibawah naungan sang pemimpin baru, yakni Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta yang benar-benar jauh dari uneg-uneg korupsi, kolusi, dan nepotisme.

"Siapa pun yang tepilih, maka dialah yang (mungkin)n terbaik bagi pilihan rakyat. Namun, jangan sampai karena mimpi besar untuk menjadi pemimpin, lalu rakyat menjadi korban ketidakjujuran, ketidakadilan. Rakyat Jakarta, saya rasa sudah memiliki pilihannya, tinggal saja mendatangi TPS dan menggunakjan hak pilihnya. Jika ada yang lebih baik, kenapa tidak?," tutup Sisco da Cruz, berharap. ***
wwwwww