Home >  Berita >  Umum

Pangdam I/BB Lantik 223 Personel Bintara Remaja TNI AD

Pangdam I/BB Lantik 223 Personel Bintara Remaja TNI AD
Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung saat pemeriksaan pasukan pada upacara penutupan pendidikan pertama Bintara TNI AD Tahap I TA. 2016 di Makorindam I/BB, Senin (13/2/2017).
Senin, 13 Februari 2017 21:30 WIB
SIANTAR - Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung menyampaikan agar bintara remaja harus bersyukur dan bangga karena telah berhasil melampaui proses pendidikan pertama di Kawah Chandradimuka Rindam I/BB.Sebagai titik awal meniti karier di prajurit TNI AD, meraih keberhasilan dalam pendidikan bukanlah hal yang gampang, karena hanya orang-orang yang mempunyai disiplin, semangat tinggi, tegar, sabar, tekun, ulet dan bermental baja disertai stamina fisik yang mampu menyelesaikan pendidikan.

"Pendidikan pertama Bintara TNI AD Tahap I merupakan peralihan status dari sipil menjadi seorang prajurit TNI AD. Melalui pendidikan tersebut telah dibentuk dan dibekali ilmu pengetahuan serta keterampilan dasar keprajuritan, agar peserta didik siap dan mampu menjadi seorang prajurit TNI AD yang memiliki kemampuan tempur yang andal dan tangguh," ujar Pangdam saat memimpin upacara penutupan pendidikan pertama Bintara TNI AD Tahap I TA. 2016, Senin (13/2/2017), di Makorindam I/BB Jalan Sisingamangaraja Kota, Pematangsiantar, Senin (13/2/2017).

Keberhasilan yang diraih, sambung Pangdam, bukan akhir tercapainya sebuah cita-cita, melainkan suatu tahap awal dalam perjalanan panjang untuk mendarmabaktikan diri sebagai prajurit Bhayangkari Negara.

Ads
"Sebagai prajurit, selain mahir dalam olah keprajuritan, juga dituntut untuk selalu taat terhadap aturan, norma dan etika yang berlaku ditengah kehidupan militer. Oleh karenanya Jadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam seluruh aktivitasmu, baik di lingkungan satuan maupun di tengah kehidupan masyarakat luas," tegasnya.

Pangdam I/BB juga mengingatkan kepada seluruh prajurit yang baru dilantik agar menghindari setiap bentuk tindakan dan perbuatan yang bertentangan dengan norma, aturan dan etika keprajuritan.

"Untuk itu, diharapkan seluruh Bintara Remaja agar mengikrarkan niat dan memantapkan tekad untuk menjadi prajurit sejati, sehingga dalam setiap langkah dan tindakan tidak menyimpang dari Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI," jelasnya. /rel
Editor : Fatih
Kategori : Umum, Peristiwa, Pemerintahan, Pematangsiantar
www www