25 Persen Wanita Meninggal Akibat Serangan Jantung, Ini 6 Gejalanya yang Tidak Disadari

25 Persen Wanita Meninggal Akibat Serangan Jantung, Ini 6 Gejalanya yang Tidak Disadari
Ilustrasi. (kompas.com)
Senin, 13 Februari 2017 10:04 WIB
JAKARTA - Banyak orang menganggap menderita gangguan jantung secara mendadak. Padahal sesungguhnya, jauh sebelumnya sudah ada gejalanya. Hanya saja, sering diabaikan karena tidak menyadarinya sebagai tanda-tanda gangguan pada jantung.Masalah jantung tidak pandang usia. Bahkan wanita muda pun tidak bisa terlepas dari masalah jantung. ''Serangan jantung biasanya terjadi pada wanita 10 tahun sebelum menopause. Tapi, sekitar 30 ribu wanita di bawah usia 50 tahun menderita penyakit jantung,'' kata kardiolog Nieca Goldberg kepada Women's Health.

Menurut statistik terbaru pusat kontrol dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat, penyakit jantung adalah penyebab tertinggi kematian pada wanita berusia di atas 35 tahun, atau satu kematian setiap empat orang. Menurut Goldberg, biasanya gejala sakit jantung tidak terdeteksi atau tidak diperhatikan pada awalnya, terutama di kalangan wanita muda.

Berikut ini beberapa tanda yang harus diwaspadai karena bisa jadi merupakan gejala penyakit jantung:

Ads
1. Kaki bengkak

Kaki atau mata kaki membengkak bisa diakibatkan oleh masalah pompa di jantung. Genangan cairan atau edema adalah gejala paling umum dari gagal jantung kongestif, saat jantung tak mampu memproses darah keluar dan masuk dengan irama yang wajar.

2. Pusing

Sakit kepala yang menyiksa juga bisa menjadi gejala stroke atau adanya penggumpalan darah. Bila cuma pusing, mungkin itu bukan gejala sakit jantung. Tapi bila disertai leher kaku dan lesu, itu yang harus diwaspadai dan perlu mendapatkan pertolongan medis.

3. Lelah

Inilah tanda yang paling sering diabaikan karena dikira hanya kelelahan fisik biasa akibat terlalu banyak beraktivitas atau kurang tidur. Lelah yang tak boleh dianggap sepele misalnya, ketika tubuh sedang fit kemudian mendadak terasa luar biasa capek seperti baru menaiki tangga sampai lantai 30. Kondisi ini harus mendapat perhatian karena bisa jadi jantung sulit mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh.

4. Kram perut

Banyak orang yang mengira sakit jantung ditandai dengan rasa sakit di dada atau lengan kiri. Mereka tidak menyadari rasa sakit bisa muncul di bagian tubuh yang lain, termasuk di perut karena jantung sedang memberi sinyal rasa sakit ke perut.

5. Pingsan

Terjadi akibat tekanan darah turun drastis dan penyebabnya bermacam-macam, termasuk berdiri terlalu cepat saat bangun tidur. Pingsan juga bisa menjadi indikator adanya penyakit yang lebih serius, misalnya jantung yang tidak bisa memompa darah dengan semestinya, detak jantung yang terlalu cepat atau terlalu lambat, atau pembuluh darah yang sobek.

6. Sakit punggung

Ingat, penyakit jantung tak hanya dirasakan di dada tapi juga di punggung. Bila punggung terasa berat seperti diduduki gajah, itulah salah satu tanda serangan jantung.***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:Gonews Group
wwwwww