Mau Tangkap Begal, Dua Polisi Terkapar Ditembak Penjahat

Mau Tangkap Begal, Dua Polisi Terkapar Ditembak Penjahat
ilustrasi
Minggu, 12 Februari 2017 22:09 WIB

PALEMBANG - Dua orang polisi, Brigadir Berry, dan Kurniawan terkena tembak saat hendak menangkap pelaku kejahatan jalanan di kawasan Dekranasda, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/2/2017).

Sebab, saat hendak melakukan penangkapan itu terjadi baku tembak antara polisi yang menjadi anggota Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel itu, dengan pelaku kejahatan jalanan , Sabtu (11/2/2017) sekitar pukul 17.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, kedua polisi mengalami luka serius. Kedua anggota tersebut pun terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk menjalani perawatan.

Seperti diberitakan sripoku.com, diketahui Brigadir Berry terkena tembakan di bagian kaki kanannya dan saat ini sedang menjalani perawatan di ruang VIP kamar A RS Bhayangkara Polda Sumsel.

Ads
Sedangkan, seorang anggota lainnya, Brigadir Kurniawan terkena tembakan di bagian dada sebelah kirinya hingga harus menjalani perawatan.

Sekitar pukul 23.25, akhirnya selesai dan keluar dari ruang operasi hingga kemudian dibawa ke ruang ICU.

Menurut keterangan mertua Brigadir Berry yang enggan disebutkan namanya, menantunya tersebut merupakan anggota Reskrim Polda Sumsel.

"Tadi hendak menangkap pelaku begal di Jakabaring yang informasinya berjumlah enam orang," jelasnya saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Sumsel.

Namun, dikatakannya, saat hendak menangkap tersebut, rombongan pelaku melakukan perlawanan sehingga menyebabkan menantunya beserta seorang rekannya, terkena tembakan.

"Ada dua yang terkena tembak termasuk satunya menantu saya ini. Untuk pelaku ada juga yang tertembak satu dan berhasil ditangkap," terangnya.

Diketahui, pelaku yang berhasil diamankan bernama Sulaiman.
Pelaku berhasil diamankan setelah juga dilumpuhkan dengan beberapa tembakan di kakinya sehingga pelaku juga dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sumsel.

Kepada wartawan, Sulaiman, mengatakan, saat itu ia tidak sendirian melainkan bersama empat orang rekannya.

"Kami mau merampok tapi keburu diketahui Polisi. Senpi itu punya kawan bukan saya," katanya meringis kesakitan.(tnc)

Editor:Arie RF
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Gonews Group, Peristiwa, Hukrim
wwwwww