Tablig Akbar dan Zikir Bersama Hafiz Cilik Syekh Rasyid, Lima Ribuan Santri 'Banjiri' Halaman Masjid Ponpes Annur 2 Malang

Tablig Akbar dan Zikir Bersama Hafiz Cilik Syekh Rasyid, Lima Ribuan Santri Banjiri Halaman Masjid Ponpes Annur 2 Malang
Syekh Abdul Rasyid saat tampil dihadapan ribuan santri Annur 2 Malang. (Muslikhin/GoNews.co)
Sabtu, 11 Februari 2017 19:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MALANG - Berbeda dengan acara sebelumnya yang berikan ceramah dihadapan santri dan santriwati, kali ini Hafiz Cilik asal Pekanbaru, Riau, Syekh Abdul Rasyid, memberikan tausyiah dihadapan para santri yang seluruhnya laki-laki, dalam Tablig Akbar dan Zikir bersama di Pondok Pesantren Annur 2 Malang, Jawa Timur.

Dari data panitia, hampir 5.000 an santri yang membanjiri halaman masjid Annur 2, Sabtu (11/2/2017) malam.

Sebelum memulai zikir dan tausyiahnya, Syekh Abdul Rasyid mengawali dengan alunan-alunan salawat termasuk versi bahasa Jawa ciptaan Sunan Kali Jaga.

Ribuan santri yang mayoritas dari Pulau Jawa, secara otomatis tanpa diinstruksi, langsung mengikuti alunan sholawat berbahasa Jawa.

Ads
Usai bershalawat, Syekh Abdul Rasyid pun langsung memberikan ceramah dengan tema Menggali ilmu dengan jalan dan petunjuk Alquran. Berbeda pada acara sebelumnya yang membuat para jamaah menangis berurai air mata, namun kali ini para santri justru tertawa sepanjang ceramah.

Pasalnya, ceramahnya kali ini dibalut dengan humor-humor segar. Salah satu kutipan ceramahnya yang membuat semua santri tertawa lebar, ketika Syekh Rasyid meminta anak-anak muda tidak mengikuti perayaan valentine.

"Coklatnya ganti saja dengan kitab kuning dan mukena, tak usah ikut-ikutan valentine tapi rayakan kasih sayang ke penghulu," ujarnya.

Sontak saja, para santri yang kebanyakan masih berusia remaja langsung memberikan aplaus tepuk tangan dan tertawa terbahak-bahak serta disusul dengan suara takbir.

Selain itu, Syekh Rasyid juga mengingatkan agar para santri, yang saat ini memiliki banyak waktu untuk lebih banyak belajar dan menghafal Alquran. Karena menurut dia, justru waktu usia muda itulah, akan mudah menghafal.

"Anak muda itu ibarat komputer pentium 4 yang bisa menyimpan banyak memory. Buktinya kalian para santri, nama-nama sinetron bahkan film-film india hafal, mosok Alquran tak bisa," tukasnya.

Dalam ceramahnya kali ini, Syekh Rasyid juga berkali-kali mengajak santri bersholawat dengan diiringi rebana. Bahkan tak disangka, beberapa lagu-lagu versi jawa seperti Padang Bulan juga dibawakan dengan apik dan merdu.

Di akhir acara, Syekh Abdul Rasyid pun mengajak berdoa bersama. Diapun pamitan, karena langsung akan melanjutkan syiarnya ke Sidoarjo. Untuk diketahui subuh pagi hari dirinya sudah mengawali tausyiah di Surabaya, dilanjutkan di Ponpes Al Rifaie dan malam ini di Ponpes Annur 2. (***/dnl)
wwwwww