Tiga Desa di Kintamani Bali Diterjang Longsor, 12 Warga Tewas Tertimbun

Tiga Desa di Kintamani Bali Diterjang Longsor, 12 Warga Tewas Tertimbun
Ilustrasi longsor di Jawa Tengah pada tahun 2016 yang lalu. (istimewa)
Jum'at, 10 Februari 2017 14:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hujan ekstrem yang berlangsung sepanjang Kamis (9/2/2017) malam telah menyebabkan longsor di tiga desa di wilayah Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Provinsi Bali. Sebanyak 12 orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor di 3 desa.

Longsor di Desa Awan Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli menyebabkan satu rumah tertimbun longsor sehingga 4 orang meninggal dunia pada Jumat (10/2/2017) dini hari.

Berdasarkan informasi yang diterima GoNews.co dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, korban meninggal dunia adalah: NI Kadek Arini, ibu dari Putu Natalia / 27 tahun, Ni Putu Natalia10 tahun, Kelas 3 SD / Alamat Br. Mertha, Desa Awan. Ni Nengah Parmini, 40 tahun asal Desa Suter.I Nyoman Budiarta / L / 45 tahun asal Desa Suter.

loading...
Korban Ni Nengah Parmini dan I Nyoman Budiarta berasal dari Desa Suter yang kebetulan sedang menginap di Desa Awan.

Ads
Longsor juga terjadi di Desa Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli pada Jumat dini hari. Satu rumah tertimbun longsor mengakibatkan satu orang meninggal dunia yakni I Made Kawi 50 Tahun (ayah) dan 1 orang luka berat, I Wayan Selang (anak). Korban luka berat dibawa ke RS. Bangli

Sedangkan longsor di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli Provinsi Bali pada Kamis (9/2/2017) pukul 23.00 Wita menimbun 5 rumah dan menyebabkan 7 orang meninggal dunia, 2 luka berat dan 2 luka ringan.

Tujuh korban meninggal dunia adalah:

1. Jro Balian Resmi / 33 th /P/ ibu.

2.Jro Balian Kadek Sriasih/ 7th / P/ anak dari Jro Balian Resmi.

3.Komang Agus Putra Santi / 1 th / L / anak dari Jro Balian Resmi.

4.I Gede Sentana / 40th / L / suami.

5.Luh bunga / 40th/ P/ istri Bapak I Gede Sentana.

6.Kadek / 20th/ P/ anak Bapak I Gede Sentana.

7. Ni luh Susun /40thn/P.

Korban luka berat adalah:1.Budi / 17th/ L / dirujuk ke RS Bangli (anak dari Bapak I Gede Sentana). 2.Komang / P/ 14th/ dirujuk ke RS Bangli (anak dari Bapak I Gede Sentana).

Sedangkan korban luka ringan:1.Kadek ardi 9th/ L/ Anak Gde Artha / pengobatan di rumah. 2.Jro alep 30th /P/ istri Gde Artha / pengobatan di rumah.

Adapaun kerugian material di Desa Songan meliputi, 3 unit rumah roboh, 2 unit rumah tertimbun, 1 unit Mobil Pickup tertimbun,1 unit sepeda motor tertimbun dan 1 unit mobil stasion terpental.

"BPBD Bangli bersama Kantor SAR Denpasar, BPBD Provinsi Bali, PMI, TNI, Polri, relawan dan dibantu oleh warga melakukan evakuasi dan penanganan kedaruratan. Semua korban sudah berhasil dievakuasi," ujar Sutopo.

Hujan ekstrim dengan intensitas 145 mm per hari sempat terjadi di Karangasem, Bali pada 8/2/2017. BMKG Bali melaporkan bahwa adanya tekanan rendah 984 mb di Australia Barat berdampak signifikan menyebabkan aliran massa udara di seluruh Indonesia didominasi oleh angin Baratan yang bersifat basah.

Suhu muka air laut di sekitar Bali masih hangat sekitar 28 derajat celcius yang berkontribusi bagi pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar Bali.

"Diprediksikan hingga 11/2/2017 hujan lebat terjadi di wilayah Bangli, Jembrana, Buleleng, Tabanan, Gianyar, dan Badung. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dari longsor, banjir dan puting beliung," pungkasnya. ***
wwwwww