Home > Berita > Medan

AJI Gelar Diskusi tentang Kekerasan Terhadap Perempuan

AJI Gelar Diskusi tentang Kekerasan Terhadap Perempuan
Ilustrasi
Kamis, 09 Februari 2017 21:45 WIB
Penulis: Kamal
MEDAN - Kasus kekerasan seksual saat ini banyak terjadi di tengah masyarakat di Indonesia. Kekerasan seksual terjadi tidak hanya di lokasi tertentu saja, akan tetapi di dalam rumah dan bahkan di kantor sekalipun.Korban kekerasan seksual ini 90 persen adalah kaum perempuan. Namun, banyak sekali kasus kekerasan seksual berakhir tidak jelas proses hukumnya dan dianggap ringan oleh aparat penegak hukum.

Padahal, korban kekerasan seksual mengalami siksaan fisik, psikologis serta sosial karena mengalami trauma.

loading...
Endah Lismartini, dari Divisi Perempuan, Anak dan Kelompok Marjinal Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengatakan, media saat ini kebanyakan semakin memperparah kondisi psikologis korban kekerasan seksual.

Ads
"Berita kekerasan seksual sampai saat ini masih menjadi isu yang sangat menarik untuk dipublikasikan. Akan tetapi, dalam banyak pemberitaan, korban justru tidak dilindungi malah cenderung disudutkan. Misalnya, dalam penulisan nama, publikasi alamat, sampai orang-orang terdekat," katanya dalam Diskusi Publik dengan judul 'Perempuan Dalam Pusaran Kekerasan Seksual', yang digelar AJI Kota Medan bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), di Medan, Kamis (9/2/2017). Endah menegaskan, peristiwa kekerasan seksual yang dialami korban sendiri, sudah menjadi momok yang menakutkan. Apalagi bila ditambah dengan pemberitaan yang tidak berimbang dan terkesan menyudutkan, tentunya akan semakin menambah penderitaan korban.

"Jurnalis seharusnya tidak mengikuti permintaan pasar dengan cara ikut 'menyudutkan' korban dalam hal pemberitaan. Akan tetapi harus ikut melindungi korban dari sikap sosial masyarakat," tegas Endah.

Sementara itu, Fakhturozzi dari Forum Pengada Layanan Kekerasan Perempuan dan Anak Indonesia mengatakan, kasus kekerasan seksual justru banyak dilakukan oleh orang-orang terdekat. Oleh karena itu, seharusnya perlindungan yang diberikan oleh negara tidak dibatasi hanya di luar rumah saja.

Editor:Fatih
Kategori:Medan, Pemerintahan, Hukrim, Peristiwa, Umum
wwwwww