Kerusuhan di Lahan HGU PTPN II di Binjai

Paten ! Polisi Ringkus Satu Preman Sang Provokator Kerusuhan

Paten ! Polisi Ringkus Satu Preman Sang Provokator Kerusuhan
Polisi Kapolres Binjai mengamankan tiga sepeda motor milik preman yang diduga sebagai provokator di lahan Sengketa HGU PTPN II di Binjai.
Selasa, 07 Februari 2017 10:59 WIB

BINJAI - Pasca bentrokan antara kedua kelompok tani di Lingkungan VII, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, polisi mengamankan satu orang tersangka yang diduga seorang preman suruhan Samsul Ketua Ormas di Binjai sebagai provokatornya, Selasa (7/2/17).

BACA: Suasana Mencekam ! Warga Bentrok Saling Serang dengan 'Kelewang'

BACA: Katanya Ormas Mau Pelantikan, Preman Minta Lahan Masyarakat Dikosongkan

Selain mengamankan seorang tersangka, polisi juga mengamankan 3 unit sepeda motor dan satu parang yang diduga digunakan sebagai alat saat bentrokan terjadi. Kini seorang tersangka dan 3 unit sepeda motor dan satu unit truk bermuatan pasir tersebut telah diamankan di Polres Binjai sebagai barang bukti.

Ads
Demi mengantisipasi bentrokan berlanjut, puluhan personel kepolisian dari Polres Binjai, dibantu para prajurit TNI dari Kodim 0203/Langkat, masih disiagakan di tempat itu.

Turut hadir melakukan mediasi, Kabag Ops Polres Binjai, Kompol Jenda Kita Sitepu, Kaur Binops Satreskrim, Iptu Abed Nebo Simanungkalit, Camat Binjai Timur, Hardiansyah Putra Pohan, Lurah Mencirim, Arvintona, dan Danramil 17/Binjai Timur, Kapten Inf Ahmad Yani Lubis.

Sebelumnya, puluhan warga dari dua kelompok petani penggarap lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II Kebun Sei Semayang, terlibat bentrok di Jalan TPA, Lingkungan VII, Kelurahan Mencirim, Kecamatam Binjai Timur, Senin (6/2/17) pagi.

Beruntung kejadian itu tidak sampai memicu korban jiwa maupun luka, setelah pihak kepolisian segera tiba melakukan langkah pengamanan. Meskipun demikian, tiga sepedamotor dan sejumlah tanaman yang dibudidayakan di lahan tersebut, menjadi sasaran perusakan kedua kelompok petani penggarap.

Kapolres Binjai, AKBP Mohamad Rendra Salipu, saat diwawancara wartawan melalui Kapolsek Binjai Timur, AKP Ngemat Surbakti, mengatakan, keributan itu diduga dipicu penguasaan lahan secara sepihak oleh salah satu kelompok penggarap.

Editor:Wewen
Kategori:Sumatera Utara, Binjai, Gonews Group, Hukrim
wwwwww