Awas ! Telkomsel Tipu Pelanggan, Iming-iming Bonus Tukar Tambah Ponsel

Awas ! Telkomsel Tipu Pelanggan, Iming-iming Bonus Tukar Tambah Ponsel
Telkomsel dituding telah menipu pelanggannya
Jum'at, 03 Februari 2017 08:56 WIB

MEDAN - Telkomsel dituding telah menipu pelanggannya. Salah seorang pengguna kartu Simpati tidak menerima bonus layanan internet yang dijanjikan pihak Telkomsel setiap bulan selama setahun.

Anriani, pelanggan yang merasa dibohongi tersebut, mengungkapkan, dirinya sudah dua kali tidak mendapatkan bonus setelah melakukan pengisian pulsa. Padahal, katanya, setiap kali melakukan pengisian pulsa minimal Rp20 ribu, dia seharusnya mendapatkan bonus 600 MB internet, 100 telpon sesama Telkomsel dan 100 SMS t-sel.

“Begitu penjelasan yang diberikan orang Telkomsel di Graha Merah Putih, saat awalnya saya tukar tambah hape saya, karena mendapatkan SMS promo dari Telkomsel 27 Oktober 2016 lalu. Penjelasan yang sama juga dikatakan pihak Telkomsel pusat ketika saya klarifikasi 19 Desember 2016, kenapa saya tidak menerima bonus seperti yang dijanjikan pihak Telkomsel. Ini kan ada unsur penipuan namanya,” papar Anriani.

Menurutnya, setelah nomor ponselnya tidak menerima bonus seperti yang dijanjikan pihak Telkomsel, lantas Anriani mendatangi Graha Merah Putih di Jln Putri Hijau Medan. Di sana ia bertemu dengan Firman, salah satu operator Telkomsel. Dan menurut Firman, jatah bonus per bulan yang seharusnya didapat Anriani, sudah habis masa berlakunya.

Ads
“Saya disarankan untuk mengisi pulsa. Padahal saya baru isi pulsa Rp100 ribu. Lalu Mas Firman jawab, mungkin saking banyaknya saya isi pulsa, sistemnya error/rusak. Agak geli juga saya mendengar jawaban itu,” ungkap Anriani.

Lantas, ujar Anriani, Firman menyarankan Anriani untuk membuat surat pengaduan. Sayangnya, kebetulan saat itu Anriani tidak bawa KTP, sehingga surat pengaduan pun urung dibuat. Dan akhirnya Firman menyarankan Anriani untuk menghubungi 188 (call centre).

“Sesampainya di rumah saya pun menelpon 188 dan saya diminta menunggu paling lama 4 hari kerja sudah mendapatkan jawabannya,” ucap Anri.

Kemudian, kata Anriani, pada 19 Desember bonus itu muncul kembali, setelah dirinya melakukan pengisian pulsa Rp50 ribu. Sore harinya pihak Telkomsel menghubungi Anriani, menanyakan perihal bonus (bundling) tersebut.

“Di situ saya juga pertegas bahwa bonus itu ada, ketika isi pulsa minimal Rp20 ribu dan pada waktu yang tidak terbatas (pagi, siang maupun malam). Operator Telkomsel di seberang telpon mengatakan iya. Hanya saja menurut operator tersebut, bonus SMS dan telpon hanya bisa digunakan 24.00 WIB-17.00 WIB. Sedangkan internet 24 jam,” kata Anriani.

Dengan kejadian yang menimpa dirinya itu, Anriani berkesimpulan kalau pihak Telkomsel tidak profesional. Apalagi menghadapi pelanggannya yang bermasalah. “Iya proses penyelesaiannya bertele-tele dan tidak ada solusinya. Berkali-kali dihubungi oleh petugas yang berbeda, pihak Telkomsel hanya bisa bertanya-tanya saja, tanpa penyelesaian. Kalau begini kan hanya buat kecewa dan merugikan waktu pelanggan saja. Karena waktu kita kan bukan cuma untuk urusan seperti itu,” tandasnya.

Editor:Wewen
Sumber:metro24.co
Kategori:Sumatera Utara, Medan, Hukrim
wwwwww