Banting Botol Berisi Bensin karena Marah pada Suami, Istri dan Anak Usia 3 Tahun Dilalap Si Jago Merah

Banting Botol Berisi Bensin karena Marah pada Suami, Istri dan Anak Usia 3 Tahun Dilalap Si Jago Merah
ilustrasi
Selasa, 31 Januari 2017 09:32 WIB

SORONG - Nasib malang menimpa ibu dan anak, Milawati (28) dan Habil (3). Warga Jalan Kemuning 1 SP II, Kabupaten Sorong, Papua Barat itu terbakar di rumahnya, Senin (30/1/2017) siang.

Diduga gara-gara bensin, tubuh ibu dan anak tersebut dilalap si jago merah. Dari keterangan suami korban, Samsudin, saat ditemui di RS Sele Be Solu mengatakan, sebelum kejadian, dia berencana untuk pergi keluar.

Namun, karena tangki motor kosong, Milawati meminta anaknya, Puput (7) untuk membeli bensin eceran, yang berada dekat dengan rumahnya.

Saat kembali, Samsudin lalu mengisi tangki motor dengan bensin yang ia beli, hanya saja saat mengisi tangki motor, ia menyisakan sedikit bensin dibotol tersebut, dan tidak menutupnya kembali. “Saya sisakan memang, karena takutnya kan biasa ada tercampur air juga,” ujarnya seperti diberitakan Radar Sorong.

Ads
Setelah mengisi tangki motor, ia meminta kepada Puput untuk mengembalikan botol tersebut dengan melewati pintu belakang, di mana korban sementara sedang memasak.

Sebelumnya terjadi pertengkaran antara korban dan suami, sehingga saat Puput melintas membawa botol bensin, korban lalu mengambil botol tersebut lalu membantingnya, hingga bensin yang masih tersisa keluar dan mengenai api kompor yang sedang menyala. Pijaran api membesar dan membakar tubuh korban.

Saat bersamaan, Habil anak korban juga berada dekat dengan korban, sehingga beberapa bagian tubuhnya ikut dilalap api, mulai dari kaki, tangan, dan mulut. Korban sendiri mengalami luka bakar hingga 85 persen.

Melihat kejadian tersebut, suami korban lalu meminta pertolongan kepada tetangga yang juga keluarganya, untuk membawa ibu dan anak ke Puskesmas Mariyai. “Yang tolong keluarga juga, langsung dibawa ke puskesmas, cuma tidak bisa ditangani, makanya dirujuk ke sini,” tutur Samsudin.

Kapolsek Aimas, AKP Bernadus Okoka setelah mengetahui kejadian tersebut langsung menurunkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan, baik di rumah korban hingga ke RS Sele Be Solu. Dari kejadian tersebut, diduga karena kelalaian, yang mengakibatkan percikan api dari bensin.

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan, dan korban masih dirawat di RS,” ujar Kapolsek Aimas. (jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:Gonews Group, Peristiwa
wwwwww