Home > Berita > Umum

Waspada! Lubang Maut di Jalan Thamrin Medan

Waspada! Lubang Maut di Jalan Thamrin Medan
Kondisi jalan yang sedang mengalami perbaikan drainase di Jalan Thamrin Medan. Lumpur dan tanah bertumpuk di badan jalan, Rabu, 16/11/2016.
Rabu, 16 November 2016 16:48 WIB
Penulis: James Aries

MEDAN - Proyek perbaikan drainase di Kota Medan masih berlanjut dan menyisakan lubang maut, tumpukan tanah dan jalan menjadi licin. Pantauan Go Sumut di Jalan Thamrin Medan, Rabu (16/11/2016) persis di persimpangan Jalan MT Haryono - Jalan Sumatera - Jalan Thamrin Medan ada lubang besar yang siap menelan korban.

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Thamrin kerap mengalami kemacetan saat pagi jam sibuk masuk sekolah dan siang jam pulang sekolah, karena di kawasan ini ada dua sekolah besar yang lokasinya sangat berdekatan.

Volume kendaraan dari Jalan MT Haryono menuju Jalan Sumatera dan belok ke arah Jalan Thamrin setiap harinya selalu ramai. Sama halnya dari arah Jalan Sumatera. Lubang besar menganga untuk pembuatan saluran drainase di Jalan Thamrin membuat kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati.

Lubang besar di Jalan Thamrin terdapat di sisi kiri dan kanan jalan.  Dari pantauan di lokasi, perbaikan drainase akan mengganggu arus lalu lintas beberapa hari ke depan. Pengguna jalan yang hendak melintasi jalan ini bisa memutar arah dan mengambil jalur lain agar tidak terjebak kemacetan lalu lintas.

Ads
Menurut Anggota DPRD Medan Wong Chun Sen yang akrab disapa Tarigan, proyek pengerjaan perbaikan drainase di Medan banyak yang dikerjakan asal jadi. Tanah dan lumpur hasil pengerukan dibuang begitu saja ke badan jalan.

“Tumpukan tanah dan lumpur ini mengganggu arus lalu lintas dan pejalan kaki. Terkadang, tumpukan tanah dibiarkan berhari-hari baru diangkat. Ketika hujan turun, lumpur dan tanah meluber ke jalan. Beberapa ruas jalan di Medan jadi licin dan berlumpur,” paparnya.

Pengerjaan proyek perbaikan drainase ini, tambah Tarigan harus bersinergi dengan berbagai pihak agar tidak menyisakan masalah baru yang berdampak pada arus lalu lintas dan pejalan kaki.

Editor:Wie Dya
Kategori:Umum, Peristiwa, Pemerintahan, Medan
wwwwww