Bhayangkari Fasilitasi Pembuatan e-KTP dan Akta Kelahiran Warga, Kapolri Malah Belum Punya e-KTP

Bhayangkari Fasilitasi Pembuatan e-KTP dan Akta Kelahiran Warga, Kapolri Malah Belum Punya e-KTP
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (istimewa)
Jum'at, 30 September 2016 04:50 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Polri melalui ibu-ibu Bhayangkari melakukan kegiatan bakti sosial berupa pemberian fasilitas pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), akta kelahiran, perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), dan pemberian bantuan sembako. Bakti sosial digelar untuk warga Rumah Susun Sewa Sederhana Marunda, Jakarta, Kamis (29/9/2019).

Dalam sambutannya, istri dari Kapolri Tri Suswati Tito Karnavian menjelaskan, Bhayangkari Polri akan terus melakukan giat sosial berupa pelayanan administrasi karena masih banyak warga di pelosok atau daerah padat penduduk yang belum mendapatkan layanan kependudukan baik akta kelahiran maupun e-KTP secara menyeluruh.

Pelaksanaan bakti sosial di Rusunawa Marunda tersebut dilakukan untuk merealisasikan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-64 serta memperingati HUT Polwan ke-68 dan Hari Ibu.

"Kenapa kita lakukan dan ikut aktif dalam kegiatan bakti kepada masyarakat, padahal selama ini ibu-ibu Bhayangkari jarang terlihat tampil di sektor yang berperan penting dalam masyarakat. Contohnya ya kita layani perpanjangan SIM, e-KTP, bahkan akta kelahiran," jelas Tri.

Ads
Dia mengungkapkan, dengan jumlah 400.000 ibu Bhayangkari di seluruh Indonesia, maka peran dari istri anggota Polri punya potensi yang sangat luar biasa dan memiliki tenaga untuk memberikan kepada mereka yang membutuhkan.

"Saya mendapatkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional masih ada 11,7 juta anak di bawah umur lima tahun yang belum memiliki akta kelahiran, ini kondisi yang sangat memperihatikan," tambah Tri.

Oleh sebab itu, dalam pelayanan yang dilakukan, pihaknya akan memberikan bantuan simbolis berupa 2.000 akta kelahiran bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu di DKI Jakarta, termasuk pembuatan e-KTP dari KTP model lama.

Tri suswati juga mengakui, saat ini suaminya yakni, Jenderal Tito belum sempat urus e-KTP. "Mumpung hari ini ada kegiatan pembuatan e-KTP, Pak Kapolri e-KTP belum dibuat karena sibuk, padahal saya sudah atur jadwal untuk mengurus di Kelurahan dekat rumah, semoga saja nanti Pak Kapolri saya urus agar bisa memiliki e-KTP," jelasnya.

Lebih lanjut, Bhayangkari juga akan memfasilitasi perpanjangan SIM gratis. Di mana akan kembali digelar layanan perpanjangan SIM gratis di lapangan Bhayangkara Mabes Polri dalam acara Bazar Bhayangkari pada 3-4 Oktober nanti.

"Semoga ada program-program yang bisa membantu bapak dan ibu, kita sudah berjalan selama 26 tahun, dan ada mitra-mitra, melayani operasi katarak, pemeriksaan gigi gratis. Kalau ada masyarakat yang membutuhkan bakti sosial dan bakti kesehatan kami usahakan akan dibantu," tandas Tri. ***
Sumber : berbagai sumber.
Kategori : Gonews Group, Peristiwa, Pemerintahan
www www