3 Hari ke depan, Sumut Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

3 Hari ke depan, Sumut Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Istimewa/Sindonews.net
Kamis, 29 September 2016 19:02 WIB
Penulis: Fatih Al Rizki

MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memprakirakan tiga hari ke depan, wilayah Sumut berpotensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Bahkan, berdasarkan catatan mereka, intensitas hujan mencapai 81.0 milimeter.

Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I, Sunardi SKom, Kamis (29/9/2016) menuturkan, daerah yang berpotensi terjadinya angin kencang tersebut antara lain di wilayah pantai timur seperti Kota Medan, Deliserdang, Langkat, Simalungun, Sergai dan Batubara.

Dalam hal ini, BMKG mengimbau agar masyarakat tetap waspada akan potensi terjadinya pohon tumbang, genangan atau banjir serta longsor untuk daerah lereng pegunungan. "Kita imbau agar masyarakat selalu waspada dengan adanya potensi-potensi ini," tandasnya.

Hadapi Musim Hujan, Ahli Gizi Sarankan Konsumsi Makanan Seimbang

Ads
MEDAN – Ahli Gizi Kota Medan, Sairi M Saragih berharap agar masyarakat dapat menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan seimbang. "Musim apapun yang dihadapi, kita harus tetap menjaga pola makanan seimbang," tutur Sairi, Kamis (29/9/2016).

Pola makan seimbang ini, kata Sairi, harus memenuhi rumus 3J, yakni jumlah, jenis dan jadwal. Jumlah itu terdiri 2000-2500 kalori dengan perincian sarapan pagi nasi 100 gr, sayur 100 gr, dan lauk 50 gr. ‘Berbicara soal jenis, ini terdiri dari makanan pokok (karbohidrat) dan lauk pauk (protein), kemudian lemak, vitamin dan (air) mineral dua liter per harinya,” jelas Sairi.

Sedangkan jadwal, kata Sairi, ini dimaksudkan dengan makan secara terjadwal yakni tiga kali sehari. "Makan lengkap yakni sarapan pagi pukul 07.00, tiga jam setelah itu dibolehkan makan makanan ringan. Makan siang pukul 13.00, tiga jam kemudian dibolehkan makan makanan ringan. Untuk makan malam, baiknya dilakukan pada pukul 19.00, dan tidak usah lagi makan makanan ringan lainnya," sebutnya.

www www