Home >  Berita >  Olahraga
PON XIX Jawa Barat 2016

Luar Biasa, Lahir di Jawa Barat, Ayah Tiga Anak Ini Perkuat 4 Daerah di PON Termasuk Riau dan Selalu Raih Medali

Luar Biasa, Lahir di Jawa Barat, Ayah Tiga Anak Ini Perkuat 4 Daerah di PON Termasuk Riau dan Selalu Raih Medali
Yon Mardiono Oscar saat bersama keluarga di sela-sela pertandingan tenis meja PON Jabar (foto: Liputan6.com)
Senin, 26 September 2016 03:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BANDUNG - Perpindahan atlet dari satu daerah ke daerah lain bukan hal yang tabu dalam ajang seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). Namun, cukup mengejutkan jika ada seorang atlet yang telah memperkuat hingga empat daerah.

Ya, dalam ajang seperti PON, pemandangan atlet yang memperkuat daerah lain menjadi pemandangan yang terbilang biasa. Bahkan, dari satu edisi PON ke edisi selanjutnya, bukan tak mungkin mereka memperkuat daerah lain.

Masalahnya, jika ada atlet yang memperkuat hingga empat daerah di sepanjang kariernya di PON, tentu itu menjadi fakta yang mengejutkan.

Itulah yang dijalankan Yon Mardiono Oscar, atlet tenis meja yang kini mewakili Jawa Barat. Sejatinya, ia adalah pria kelahiran Jabar. Namun, ia justru pertama kali beraksi di PON bersama Jawa Timur di PON Sumatera Selatan 2004.

Ads
Bahkan, saat itu ia sukses mempersembahkan medali emas di nomor tunggal dan perak pada nomor beregu. Pada PON Kalimantan Timur 2008, ia memperkuat Jateng dan mempersembahkan medali perak plus perunggu.

Namun, ketika PON Riau 2012, pria kelahiran 31 Maret 1979 itu memperkuat tim tuan rumah. Satu medali emas dari nomor tunggal sukses dipersembahkan Yon.

Kini, giliran tanah kelahirannya, Jabar, yang dibela ayah tiga anak itu. Dan, ia baru saja sukses mempersembahkan medali emas di nomor beregu.

"Saya memang sudah menanamkan sikap bahwa sebagai atlet kita harus profesional. Loyalitas memang perlu. Namun, akan lebih baik jika kita juga profesional. Selama tidak menyalahi aturan, itu tidak apa. Saya pun memperkuat pindah-pindah ke empat daerah ini tanpa menyalahi aturan," kata Yon seperti yang dikutip GoNews.co dari Liputan6.com.

"Saya pernah main liga di Swedia selama dua tahun. Jadi, saya sudah terlatih untuk bersikap profesional. Untuk dunia tenis meja di Indonesia sendiri, bersikap loyalitas akan sulit mencukupi kehidupan kita sebagai atlet. Terpenting adalah profesional tanpa menyalahi aturan," ujarnya.

Saat ini, Yon pun tengah menjajaki lahan bisnis barber shop. Ia baru membuka usaha tersebut di Cibubur dan diberikan nama Pongs Barber Shop. Progres, ia pun berniat membuka cabang kedua.

"Saya baru menjalankan usaha ini tujuh bulan. Bagi saya dan keluarga, itu dunia yang baru. Tapi, saya punya teman yang mengerti dalam menjalankan bisnis tersebut," pungkas Yon. ***
Sumber : Liputan6.com
Kategori : Olahraga, Pemerintahan, Peristiwa
www www