Komjen Pol Syafruddin Resmi Dampingi Jenderal Tito Karnavian

Komjen Pol Syafruddin Resmi Dampingi Jenderal Tito Karnavian
Komjen Pol Syafruddin. (istimewa)
Sabtu, 10 September 2016 10:31 WIB
Penulis: Ordoriko
JAKARTA - Komisaris Jenderal Syafruddin resmi menjabat sebagai Wakapolri. Dia dilantik menggantikan Jenderal Budi Gunawan (BG) yang dilantik Presiden Jokowi menjadi Kepala BIN.

Komjen Syafruddin dilantik langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam Serah Terima Jabatan Wakapolri, di Rupatama Mabes Polri, Sabtu (10/9/2016) pagi.

"Pemilihan Bapak Syafruddin sebagai Wakapolri dinilai dari beberapa aspek, pengalaman beliau, bekerja dari operasional, komando, staf hingga pendidikan. Ini memberi arti dan penilaian utama pada penempatan beliau di posisi penting ini. Ini merupakan preogratig Kapolri untuk dikonsultasikan kepada Pak Presiden," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri.

Tito juga tak lupa mengucapkan selamat kepada BG yang sudah menduduki jabatan barunya sebagai Kepala Badan Intilejen Negara (BIN) dan turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Ads
"Kami dari kepolisian sepenuhnya mendukung langkah-langkah bapak. Mohon kerjasama antara BIN dan Polri semakin meningkat dengan kehadiran bapak di posisi penting itu," ungkapnya.

Syafruddin sempat mengisi posisi penting sejak berdinas tahun 1985. Pada tahun 2004, ia pernah menjabat sebagai Ajudan Wakil Presiden RI pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla.

Akhir 2009, Syafruddin menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Utara, Kapolda Kalimantan Selatan, dan Kadiv Propam Polri.Pengangkatan dan penunjukkan Kalemdikpol ini berdasarkan Surat Telegram Nomor: ST/2219/IX/2016 tertanggal 9 September 2016, di mana disebutkan bahwa dua perwira tinggi (Pati) Polri dibebaskan dari jabatan atau dimutasi.

BG selaku Wakapolri dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri (penugasan sebagai Kepala BIN). Sedangkan, Syafruddin sebagai Kalemdikpol diangkat dalam jabatan baru menjadi Wakapolri. ***
Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : Pemerintahan, Peristiwa, Gonews Group
www www