Home >  Berita >  Umum

Bulog Klaim Harga Komoditas Berangsur Normal, LAPK: Faktanya Sering kali Berbeda

Bulog Klaim Harga Komoditas Berangsur Normal, LAPK: Faktanya Sering kali Berbeda
Padian Adi S Syahputra, Sekretaris Lembaga Advokasi dan perlindungan Konsumen (LAPK).
Senin, 29 Agustus 2016 18:53 WIB
Penulis: Fatih Al Rizki
MEDAN - Belum lama ini, Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) I, Fatah Yasin menyebutkan bahwa pergerakan harga-harga komoditas pangan di Sumatera Utara mulai berangsur normal. Harga berbagai komoditas seperti beras, bawang merah, cabai, gula, jagung bahkan daging, sudah dalam kondisi terkendali.Namun kenyataannya, diberbagai pasar tradisional seperti Pasar Melati, Tanjung Selamat Medan, seperti cabai merah mengalami kenaikan dari Rp40 ribu per Kg menjadi Rp 50 ribu per kg.

"Yang dinyatakan Bulog jika harga mulai berangsur normal, dengan apa yang dirasakan masyarakat pada faktanya sering kali berbeda," kata Sekretaris Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK), Padian Adi, Senin (29/8/2016).

Fluktuasi harga yang terjadi dipasaran, sebutnya, tidak berdasarkan analisa harga yang dilakukan Bulog ataupun Pemda saja. "Kalau menurus saya, sebenarnya kondisi harga yang liar ini disebabkan tidak ada kendali pemerintah. Itu juga yang disampaikan bulog tidak bisa dipedomani," ujarnya.

Karenanya, jelas Padian, untuk menentukan penurunan atau kestabilan harga di pasar, ada indikator yang harus ditentukan. Hal ini tentunya harus melihat waktu yang tidak hanya satu atau dua hari saja. Melainkan harus melihat trendnya, apakah kecenderungan harga mengalami penurunan dalam waktu satu minggu. "Saya tidak begitu paham, apakah Bulog melihat itu, atau misalnya hanya melihat kondisi hari per hari," ujarnya.

Berdasarkan hasil diskusi dan obeservasi dengan masyarakat, memang harga kebutuhan pokok belum stabil. "Memang dalam kondisi tertentu misalnya, memang ada kenaikan tapi tidak signifikan. Tapi turunnya juga tidak signifikan," ungkapnya.

Padian tidak menampik, jika melihat proses naik turunnya harga kebutuhan pokok ini, cenderung stabil. "Tapi saya melihatnya tidak stabil, karena memang dari aspek permintaan juga. Mungkin stabil yang dimaksudkan dimaksudkan Bulog, karena fase jeda dari Idul Fitri," sebutnya.

Saat ini, Padian melihat, harga bahan pokok belum ada yang ideal. Misalnya, harga cabai merah yang masih dijual dengan harga Rp 50 ribu per Kg dan bawang merah Rp32 ribu per Kg.

Ads
Editor : Arif
Kategori : Umum, Gonews Group, Medan
www www