Serunya 'Berburu Awan' di Toraja Utara, Meski Tenaga dan Biaya Terkuras Namun Dijamin Puas

Serunya Berburu Awan di Toraja Utara, Meski Tenaga dan Biaya Terkuras Namun Dijamin Puas
Penampakan awan dari atas komplek rumah adat Tongkonan Kampung Lolai Toraja Utara. (GoNews/Muslikhin)
Selasa, 09 Agustus 2016 05:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
TORAJA UTARA - Ibarat mencari harta karun, "berburu awan" di Tanah Toraja Sulawesi Selatan, membutuhkan persiapan matang dan memerlukan peta petunjuk. Ya.., lokasi "Lokasi Negeri di Atas Awan" Kampung Lolai ini memang jauh dari keriuhan kota dan berada dipelosok Indonesia timur.

Untuk mencapai ke lokasi tersebut anda tentunya memerlukan biaya, tenaga dan yang utama adalah penunjuk arah 'peta'. Karena lokasinya sangat jauh dan berada di pelosok.

Jika anda penasaran ingin mendatangi objek wisata ini, berikut hasil penelusuran GoNews.co, saat mencoba "berburu awan' disana, Selasa (09/08/2016).

Nah sebelum menuju ke lokasi bagi anda yang bukan asli Sulawesi, tentunya harus menggunakan armada pesawat terbang (maskapai penerbangan) menuju Bandara Sultan Hasanudin Makassar.

Ads
Setelah itu anda akan melakukan perjalanan sekitar 2 jam dari Makassar menuju Kota Parepare, dan dilanjutkan sekitar 5 jam perjalanan menuju Rantepao yang berjarak 20 KM dari puncak Lolai.

Bagi anda yang tidak menggunakan mobil pribadi, bisa menggunakan jasa angkutan umum seperti Ojek, Angkot ataupun merental mobil. Untuk tarid Ojek berkisar Rp30 ribu sedangkan Angkot Rp 20 Ribu. Untuk rental mobil, hitungan perharinya berkisar Rp250 ribuan.

Tarif dari Rantepao ke Kampung Lolai tersebut adalah untuk sekali perjalanan, jika pulang pergi (PP) maka anda harus menyiapkan uang kelipatanya.

Sesampainya di lokasi, anda juga bisa menginap dengan menyewa rumah Tongkonan milik warga yang bisa disewa untuk menginap. Atau bisa juga dengan menggunakan tenda sendiri.

Jika anda menggunakan angkutan diatas, maka sang driver atau sopir akan langsung mengantar ke lokasi. Berbeda dengan anda yang menggunakan kendaraan pribadi. Karena banyaknya jalan persimpangan, maka anda wajib punya peta ataupun rajin bertanya.

Tenaga dan uang yang anda keluarkan, tidaklah sebanding dengan apa yang akan anda rasakan jika sudah mencapai puncak "Negeri di Atas Awan'' tersebut.

Meski berada di pelosok, namun fasilitas listrik sudah masuk di Kampung Lolai. Sehingga pengunjung yang membawa gadget maupun perangkat elektronik bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan pengisian beterai (charge) maupun lainnya.

Nah tak perlu anda khawatir kehabisan baterai ponsel atau kamera bukan? Show... anda bisa berfoto-foto ria mengabadikan indahnya keajaiban ciptaan sang khaliq di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. (***)
Kategori : Gonews Group, Umum, Peristiwa
www www