Pengusiran Gagal, Gajah Bertahan di Pemukiman Warga

Pengusiran Gagal, Gajah Bertahan di Pemukiman Warga
Kawanan gajah di areal persawahan warga Kemukiman Pamar, Kecamatan Rusep Antara, Kabupaten Aceh Tengah.
Selasa, 02 Agustus 2016 22:02 WIB
Penulis: Syamsul Bahri

TAKENGON – Instansi terkait sejauh ini belum bisa mengatasi amukan gajah yang menyerang areal persawahan di Kemukiman Pamar, Kecamatan Rusep Antara, Kabupaten Aceh Tengah. Kepastian ini diperoleh GoAceh dari Kepala Resort KSDA Wilayah V, Basri, Selasa (2/8/2016).

Basri, mengatakan, pihaknya bersama dengan Tim BKSDA Provinsi, telah melakukan upaya pengusiran gajah dengan cara menghidupkan mercon. Namun upaya tersbeut gagal karena protes dari sebagain warga setempat. “Mereka tidak bisa terima kita hidupkan mercon. Bahkan mereka mengancam jika tetap dilakukan pembakaran mercon, maka pihak BKSDA akan dibakar juga,” kata Basri.

Ia menilai, sikap tersebut karena pemahaman masyarakat yang keliru. “Mereka beranggapan, jika menyakiti gajah maka akan berefek pada timbulnya persoalan yang lebih besar. Biasanya mereka mengaku hanya mengadakan kenduri secara adat, dan gajah pun pergi," ungkap Basri.

Lebih jauh Basri menjelaskan, sebenarnya ada metode ampuh yang bisa digunakan untuk menghalau gajah ini, yaitu mendatangkan gajah jinak yang ada di BKSDA Provinsi. Namun persoalan lain yang timbul, mendatangkan gajah jinak butuh biaya besar. “Nah hal inilah yang menjadi kendala, karena pihak Pemda Aceh Tengah tidak mau mengeluarkan biaya operasional untuk mendatang gajah jinak,” katanya.

Ads
Komandan Koramil Linge, Kapten Inf Iwan Mulyawan, yang sedang melakukan program pertanian disana, memastikan kawanan gajah hingga kini masih berada di pemukiman warga. Kawasan gajah disanajustru semakin jinak. Mereka bisa dikdekati dan difoto dari jarak 10 meter.

Editor : TAM
Kategori : Gonews Group, Umum
www www