Home >  Berita >  Peristiwa
Ayo Indonesia Bisa!

Target Atletik Indonesia Terlampaui, Rekor ASG Dipecahkan

Target Atletik Indonesia Terlampaui, Rekor ASG Dipecahkan
Pelari Ifan Anugrah Setiawan yang turun di nomor Lari 400 M membuat kejutan dengan memecahkan rekor ASG. Pelari muda asal Sidoarjo, Jawa Timur ini mencatat waktu 47,87 detik.
Rabu, 27 Juli 2016 17:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Atletik Indonesia meraih hasil mengejutkan pada ASEAN School Games di Chiangmai, Thailand, Pada pertandingan hari terakhir di 700th Stadium Sports Complex Chiang Mai, Selasa (27/7/2016), tim asuhan Suryo Agung masih mampu meraih 1 emas dan 3 perak dan 3 perunggu. Dengan hasil itu, tim atletik menyumbang 8 emas, 8 perak dan 3 perunggu bagi kontingen Indonesia.

"Alhamdulillah. Berkat kerja keras, Tim Atletik Indonesia bukan hanya mampu melampaui target 6 emas tetapi juga berhasil memecahkan rekor ASEAN School Games. Dari 20 atlet yang diberangkatkan semuanya mendapatkan medali," kata pelatih Tim Atletik Indonesia, Suryo Agung.

Emas terakhir atletik disumbangkan atlet lompat jangkit putri, Karunia Nur Gemilang dengan lompatan sejauh 11,64 M. Medali perak direbut Yu Jie NG (Malaysia) 11,48 M dan perunggu diraih Kwok Jean Edaphne (Singapura) 10.64 M. Yang lebih menggembirakan, kata Suryo Agung, adalah adanya pemecahan rekor ASEAN School Games.

Pelari Ifan Anugrah Setiawan yang turun di nomor Lari 400 M membuat kejutan dengan memecahkan rekor ASG. Pelari muda asal Sidoarjo, Jawa Timur ini mencatat waktu 47,87 detik. Catatan waktu itu melampaui rekor sebelumnya atas nama pelari Malaysia Amir Fikri Bin Ismail dengan waktu 47,90 detik yang ditorehkan pada ASG 2010. Peringkat kedua pada lomba kali ini diraih pelari Thailand Pitpaporn Paungpi dengan waktu 47,91 detik dan posisi ketiga ditempati pelari Malaysia, Luqmanhul Hakim 48,69 detik.

Ads
"Alhamdulilah, saya hari ini bisa memberikan yang terbaik untuk Merah Putih. Saya sendiri tidak menyangka bisa memecahkan rekor Asean School Games di nomor 400 meter putra. Ketika bertanding saya hanya fokus berlari sebaik dan secepat mungkin," kata atlet kelahiran Sidoarjo, 15 September 2000 itu.

Ifan mengaku kaget ketika mengetahui catatan waktunya memecahkan rekor ASG, sebab secara persiapan sendiri, dirinya menjalaninya dengan biasa. Rekor ASG kedua dipecahkan kuartet Ifan Anugrah Setiawan, Kristian Tomy Gobay, Wempi Pelamonia, Holomoan Edwin Binsar Simanjuntak yang meraih perak pada nomor 4 X 400 M. Mereka mencatat waktu 3.14,02 detik. Medali emas direbut Thailand dengan waktu 3.13,36 detik. Catatan waktu itu melampaui rekor ASG yang dibuat tim Thailand yakni 3.14,56 detik pada ASG sebelumnya.

"Catatan waktu tim 4 X 400 M itu melampaui rekor ASG. Tapi, karena Tim Thailand yang meraih emas lebih tajam jadi kita tidak tercatat. Jadi, mereka hanya tercatat memecahkan rekor rekornas junior 3.14.73 dan Rekornas Remaja 3.16.77 detik," kata Suryo Agung yang memegang rekor lari 100 M SEA Games dengan waktu 10,17 detik. (***)
Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : Peristiwa, Olahraga
www www