Alasan Popularitas Makin Naik, Golkar Kompak Dukung Ahok di Pilkada DKI

Alasan Popularitas Makin Naik, Golkar Kompak Dukung Ahok di Pilkada DKI
Partai Golkar
Sabtu, 11 Juni 2016 13:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Nama Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama kian hari makin berkibar, dari derasnya arus perlawanan sejumlah ormas seperti FPI dan beberapa tokoh maupun publik figur di Jakarta. Sanking tenarnya Ahok yang awalnya akan maju pada pilkada DKI dengan jalur independen, saat ini seperti "kue bolu" yang jadi rebutan.

Salah satunya adalah Golkar, partai berlambang pohon beringin dan padi kapas ini dikabarkan juga akan mendukung calon petahana Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

Sinyal dukungan itu pun saat ini semakin kuat. Dalam salah satu acara talk show di televisi nasional, Ketua Koordinator bidang Pembangunan Daerah DPP Partai Golkar Zainudin Amali mengatakan, Golkar terus mendalami bagaimana menghadapi Pilkada DKI Jakarta.

Bahkan DPP Golkar melalui tim pemenangan pemilu bagian Jawa dan Sumatra, yang sedang mempelajari atau mendalami sosok Ahok. "Dari diskusi di internal kami hampir pasti dari berbagai pembicaraan dan pertimbangan mengarah (dukungan) ke pak Ahok," kata Zainudin, Jumat (10/6/2016).

Ads
Jakarta kata Zainudin, saat ini membutuhkan pemimpin yang memiliki karakter seperti yang dimiliki Ahok saat ini. "Sampai saat ini pilihanya baru pak Ahok, kita belum tahu kedepanya seperti apa," tukasnya.

Zainudin juga mengungkapkan, keseriusan Partai Golkar dalam mengusung Ahok, akan diumumkan dalam waktu dekat, yakni bertepatan dengan Musda Partai Golkar yang akan dilaksanakan di Jakarta, pada 19 Juni 2016. "Musda akan menuju ke sana, akan ada perbincangan kepada siapa Partai Golkar memberikan dukungan," tukasnya lagi.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto pun memberikan sinyal dukungan Golkar kepada Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Sinyal ini ditunjukan dari pujiannya terhadap Ahok. Mantan Ketua DPR itu menyebut Ahok berhasil memimpin Jakarta.

Meski belum menuntaskan masalah-masalah di Ibu Kota, namun, Ahok sudah memberikan perubahan positif. "Nanti kita (pertimbangkan). Yang jelas Ahok kinerjanya baik dan berhasil," kata Novanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 30 Mei 2016.

Sinyal dukungan Golkar buat Ahok juga diucapkan Ketua Bidang Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) wilayah 1 Jawa dan Sumatra DPP Partai Golkar Nusron Wahid. Pertemuan Nusron dengan Teman Ahok seolah menegaskan Golkar menasbihkan diri mendukung Ahok maju lagi. "Tapi, kalau tanya kecenderungan (dukungan Golkar), ya enggak usah saya jawab, saya datang ke sini, menemui (Teman) Ahok, artinya apa? Terjemahkan sendiri," kata Nusron di kantor Teman Ahok.

Nusron pun telah meminta izin Ketua Umum Golkar Setya Novanto sebelum menyambangi sekretariat Teman Ahok. Novanto juga mengizinkan tindakan yang diambil Nusron. "Kalau soal dukungan resmi, nanti diumumkan oleh Ketum," pungkas Ketua Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia itu. ***
www www