Home >  Berita >  Umum

Jadi Kurir Ganja, Dodi Mengaku Dapat Upah Rp 100 Ribu

Jadi Kurir Ganja, Dodi Mengaku Dapat Upah Rp 100 Ribu
Tim gabungan saat melakukan razia.
Rabu, 08 Juni 2016 20:07 WIB
Penulis: Adi Wasgo
MEDAN - Dodi (33) warga Jalan Gaperta Medan, salah satu dari dua tersangka kurir ganja yang ditangkap tim gabungan Polresta Medan, Kodim 0201/BS, Denpom I/5 Medan, Marinir, TNI AU, Dinas Perhubungan, Satpol PP Kota Medan, unsur Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (8/6/2016), mengaku mendapatkan upah Rp 100 ribu untuk mengantar 1 kg ganja kepada seseorang.

“Kami hanya ditugaskan untuk mengantar saja. Upahnya Rp.100 ribu,” aku Dodi didampingi temannya Doni (34) warga Medan Petisah tanpa mau menyebutkan siapa pemilik dan yang menyuruh mereka mengantarkan ganja.

Penangkapan kedua kurir ganja ini berawal dari razia yang digelar tim gabungan di 2 titik Jalan Ring Road yakni depan eks SPBU Petronas dan Medan Focal Point Mall. Semula yang menjadi target razia awalnya para pelaku asmara subuh yang mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm, bonceng tiga maupun tidak dilengkapi kaca spion.

Sekitar pukul 06.30 WIB, melaju kencang satu unit sepeda motor vario hitam yang sebagian bodinya dilapisi stiker putih ditunggangi 2 orang pria mengenakan helm datang dari arah Jalan Ngumban Surbakti hendak menuju Jalan Pondok Kelapa.

Namun melihat puluhan tim gabungan melakukan razia di depan Medan Focal Poin Mall, Doni yang bertindak sebagai joki pun langsung gugup dan berusaha berbalik arah.

Ads
Melihat gelagat mencurigakan itu, tim gabungan terutama yang berasal dari unsur Satlantas Polresta Medan dan Kodim 0201/BS langsung melakukan pengejaran.

Akibatnya kedua pelaku semakin gugup dan akhirnya meninggalkan sepeda motornya dan berlari menuju perumahan yang persis berada di depan Medan Focal Poin Mall.

Tim gabungan akhirnya berhasil menghentikan pelarian sekaligus meringkus keduanya. Namun petugas curiga melihat bungkusan yang didekap Dodi.

Salah seorang tim gabungan langsung merobek kertas pembungkusnya. Ternyata isinya ganja kering yang sudah dipres dan siap edar ditaksir seberat 1 kg.

Kedua pelaku pun tak berkutik, mereka pun pasrah dibawa petugas. Dodi mengaku barang haram itu bukan milik mereka.

Editor : Zul Anwar Ali Marbun
Kategori : Umum, Hukrim, Gonews Group, Medan, Sumatera Utara
www www