Home >  Berita >  Umum

Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 1437 H/2016, Menteri Agama: Kita Libatkan Semua Ulama dan Ormas Islam

Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 1437 H/2016, Menteri Agama: Kita Libatkan Semua Ulama dan Ormas Islam
Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin. (istimewa)
Minggu, 05 Juni 2016 18:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Hasil Sidang Isbat 2016 penentuan kapan awal puasa 1 Ramadhan 1437 H / 2016 mulai digelar sekitar pukul 17.00 WIB di Jakarta, Minggu (05/06/2016) sore ini.

Pemerintah Indonesia melalui Departemen Agama dalam menentukan hari pertama puasa atau 1 Ramadan serta kapan mulainya salat tarawaih juga melibatkan beberapa ulama, Ormas Islam dan para pakar astronomi. Seperti yang diungkapkan Menteri Agama , Lukman Hakim Saifuddin, Minggu (05/06/2016) sore.

“Kami mengundang para Ulama, pimpinan Ormas Islam dan pakar ilmu Falak untuk menghadiri sidang Isbat, mudah-mudahan tahun ini kita bisa menjalankan ibadah puasa serentak dihari yang sama, karena ormas besar seperti NU dan Muhammadiyah kita prediksi akan mufakat pada tanggal dan hari yang sama pula," ujarnya kepada GoRiau.com (GoNews Group).

Seperti yang biasa di lakukan pada tahunb-tahun sebelumnya, Kementerian Agama dalam proses sidang Isbat akan menunggu laporan dari berbagai petugas penglihat hilal yang disebar di berbagai titik di Indonesia.

Ads
"Dari hasil laporan semua petugas dari berbagai daerah akan kita bahas bersama-sama dan pada intinya akan kita putuskan malam ini," jelasnya lagi.

Masih menurut Menteri Agama, jika bulan baru sudah tampak pada hari ini, maka 1 Ramadan kemungkinan bertepatan dengan tanggal 6 Juni 2016. "Sebelumnya Muhammadiyah kan sudah menyatakan puasa 6 Juni 2016, nah kemungkinan sama, tapi tunggu nanti keputusannya ya," pintanya.

"Namun, jika tidak ada satupun (petugas) yang melihat hilal, itu artinya kita harus menggenapkan (bulan) Syaban menjadi 30 hari, artinya puasanya baru lusa, Selasa, 7 Juni 2016. Dan untuk hasilnya kita tunggu saja pengumuman resmi nanti usai sidang," pungkasnya. ***
Kategori : Umum, Peristiwa, Pemerintahan
www www