Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai, Warga Koto Nan IV Kabupaten Dharmasraya Geger

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai, Warga Koto Nan IV Kabupaten Dharmasraya Geger
Ilustrasi
Minggu, 29 Mei 2016 06:56 WIB
Penulis: Eko Pangestu

DHARMASRAYA - Seorang mayat di temukan warga di aliran sungai Batang Momong, Jorong Durian Simpai, Nagari Koto Nan IV Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya pada Sabtu malam (28/05/2016). Penemuan mayat yang belum diketahui identitasnya membuat geger warga.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, mayat yang tidak ada identitas ini dalam kondisi sudah mulai membusuk dan saat ini sudah berada di ruangan Mayat RSU Sungai Darah.

Kapolres Dharmasraya AKBP Lalu Muhammad Iwan Mahardan. SIK. MM. melalui Kapolsek Pulau Punjung IPTU Sutrisman.SH di dampingi oleh Kanit Reskim Polsek Pulau Punjung Ipda Syafrinaldi yang di temui di RSU Sungai Darah, Sabtu malam mengatakan, memang memang betul kami dapat informasi masyarakat ada penemuan mayat yang tidak diketahui identitasnya telah merapung di Sungai Batang Momong, Jorong Durian Simpai, Nagari Koto Nan IV Kecamatan Sembilan Koto, kabupaten Dharmasraya.

Mendapat informasi masyarakat, anggota kami lansung ke tempat kejadian peristiwa (TKP) untuk lekukan penyelidikan dan evakuasi terhadap korban. Sekitar pukul 19.30 WIB Anggota Polsek Pulau Punjung dibantu warga berhasil mengeluarkan mayat tersebut dari dalam sungai.

Ads
"Kondisi mayat sudah membusuk dan sulit untuk dikenali wajahnya, selanjutnya mayat tersebut dibawa ke RSUD Sungai dareh untuk dilakukan Otopsi," kata Kapolsek.

Ciri pada mayat tersebut, menggunakan celana jeans baju warna hitam, kondisi tubuh sudah mulai membengak dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Mayat tersebut diduga bukan warga dari Kecamatan Sembilan Koto.

Kapolsek Pulau Punjung IPTU Sutrisman menghimbau, apabila ada keluarga yang merasa kehilangan salah seorang sanak dan keluarganya, segera hubungi Polsek Pulau Punjung atau pihak RSU Sungai Darah. (***)

Editor:Calva
Kategori:Peristiwa, Gonews Group
wwwwww