Diduga Ketahuan Pakai HP, Isteri Tega Pukul Suami dengan Besi

Senin, 18 April 2016 15:22 WIB
Penulis: Aliqa

ACEH BARAT - - Seorang isteri warga Desa Blang Luah, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, tega memukul suaminya sendiri  dengan menggunakan besi as mobil saat sedang tertidur lelap.  Akibatnya korban mengalami luka robek dibagian kepala dan leher sehingga  terpaksa harus menjalani perawatan medis di ruang bedah Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh.

“kejadiannya kemarin pagi saat saya sedang tertidur,  setelah saya dipukul terbangun dan keadaanya sudah seperti ini”, kata Anwar (29), kepada wartawan saat ditemui di Ruang Bedah Rumah Sakit Umum Cut NyakDhien, Senin (18/04/2016).

Anwar mengaku belum mengetahui penyebab isterinya Azizah (28) hingga tega memukul dirinya dengan menggunakan besi as mobil bekas  berukuran tangan orang dewasa, karena saat kejadian dirinya dalam keadaan tertidur lelap. “belum tau penyebabnya karena selama inii tidak ada masalah  dengan isteri” katanya.

Pasangan suami isteri warga pedalaman KabupatenAceh Barat ini mengaku sudah menikah sejak delapan tahun lalu dan telah dikaruniai dua orang anak yang masih kecil,  selama ini  Anwar mengaku rumah tangganya tidak ada masalah namun hanya ada terjadi cekcok kecil saja seperti layaknya rumah tangga lainnya.

Ads
“selama ini tidak ada malasah yang rumit seingat saya, paling hanya cek cok gitu aja sebentar kan biasa dalam rumah tangga” katanya.

Masih kata Anwar,  beberapa hari sebelum kejadian ia menemukan dua handphone yang selama ini digunakan isterinya  secara diam-diam saat ia sedang berada diluar rumah, sebab Anwar melarang isteri menggunakan handphone.

“mungkin karena ketahuan saya temukan hp yang disembunyikan dilemari isterinya takut dengan saya, padahal masalah itu sudah selesai saya anggap , sekarang isteri saya sudah ditahan di polsek”, Pasca kejadian isterinya Azizah beserta alat bukti besi as mobil yang dia gunakan memukul suaminya telah diamankan oleh pihak kepolisian sektor woya”, ujarnya (k79-13).

Kategori : Gonews Group, Hukrim
www www