PAINAN - Kabupaten Pesisir Selatan terus meningkatkan mutu dan akreditasi sekolah. Hingga 2016 sudah 7 SMAN dan SMKN di Pesisir Selatan yang memperoleh Akreditasi A. Sekolah itu adalah SMAN 1 Painan, SMAN 3 Painan, SMAN 1 Lengayang, SMAN 1 Ranah Pesisir, SMAN 1 Bayang, SMKN 1 Painan dan SMKN 1 Ranah Pesisir. 

"Terkait hal itu, maka 7 sekolah tersebut kini menerapkan kurikulum 2013. Sedangkan sekolah lain baik yang berakreditasi B maupun C belum didapat berapa jumlahnya, karena masih menunggu data dari provinsi," kata Kasi Kurikulum SMA dan SMK pada Dinas Pendidikan Pessel, Khaidar Ramli Selasa (2/2/2016) kemarin.

Dijelaskan, penilaian akreditasi sekolah dilakukan oleh tim provinsi, dan prediketnya langsung diserahkan ke sekolah bersangkutan. Makanya, Dinas Pendidikan harus meminta data berapa jumlah sekolah yang telah memperoleh akreditasi A, B dan C. Khusus sekolah yang mendapat akreditasi A tadi diketahui setelah sekolah itu menerapkan kurikulum 2013, ujarnya.

Kemudian menyangkut penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.

Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan setelah pendidikan menengah menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik. Siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN.

Dalam kerangka integrasi pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi, sekolah diberi peran dalam proses seleksi SNMPTN dengan asumsi bahwa sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan karakter.

Dengan demikian, sekolah berkewajiban mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dengan lengkap dan benar, serta mendorong dan mendukung siswa dalam proses pendaftaran."Awal Februari nanti, seluruh kepala sekolah SMA, SMK dan MA diundang untuk pertemuan dengan pihak UNP. Kemudian dilanjutkan dengan Unand Padang. Pertemuan untuk membahas proses SNMPTN tahun 2016," terangnya sebagaimana dilansir laman resmi Pemkab. Pesisir Selatan. (***)